Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

7 Bukti Islam adalah Agama Kebenaran

Senin 25 Jan 2021 08:26 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

7 Bukti Islam adalah Agama Kebenaran

Foto:
Kesadaran akan Tuhan hanya bisa dibangun di atas dasar pengetahuan kukuh.

Nabi disebutkan dalam wahyu sebelumnya

Nabi Muhammad disebutkan berkali-kali dalam Perjanjian Lama dan Baru. Di beberapa tempat namanya diterjemahkan sebagai terpuji. Inilah nama yang diterjemahkan dari nama Muhammad.

Menurut Zakir Naik, "kata terpuji' digunakan dalam terjemahan bahasa Inggris untuk kata Yunani" Paracletos "yang berarti penasehat atau teman yang baik daripada penghibur. "Paracletos" adalah bacaan yang salah untuk "Periclytos". Yesus (Nabi Isa) sebenarnya menubuatkan Ahmed dengan nama. Bahkan kata Yunani "Paraclete" mengacu pada Nabi (SAW) yang merupakan rahmat bagi semua makhluk.

Bukti kenabian Muhammad

Setiap Nabi datang dengan akhlak dan moral yang baik. Nabi Muhammad tidak terkecuali. Dia dikenal sebagai orang yang dapat dipercaya dan jujur bahkan untuk musuh-musuhnya (mereka yang menentang dakwah Islam).

Setiap nabi datang dengan keajaiban. Nabi Muhammad, atas izin Allah juga melakukan banyak keajaiban. Selama kenabiannya, salah satu mukjizatnya adalah bahwa dia diizinkan oleh Allah untuk membelah bulan.

Banyak orang di seluruh dunia juga menyaksikan terbelahnya bulan dan itu terekam di banyak belahan dunia. Hal ini sudah dibuktikan pula secara ilmiah oleh ilmuwan serta astronot modern dunia saat ini mengenai tanda-tanda jejak bahwa bulan pernah terbelah.

Kebenaran hanya bisa tunggal

Jika satu keyakinan menegaskan malaikat adalah Tuhan itu sendiri, yang lain menegaskan malaikat adalah setan, dan yang lain menegaskan malaikat adalah ciptaan Tuhan, ketiganya tidak mungkin benar pada saat yang sama karena mereka saling bertentangan. Ini adalah kebenaran logis yang sederhana. Kebenaran hanya bisa tunggal dan segala kepalsuan lainnya.

 

Memang benar mengatakan kita bebas untuk mempercayai apa pun yang kita ingin percayai, tetapi itu tidak membuatnya menjadi kebenaran. Kebenaran itu tunggal. Itu tidak dan tidak dapat bertentangan dengan dirinya sendiri. Tuhan itu satu. Kebenarannya tunggal. Semua nabi-Nya datang dengan pesan tunggal. Kebenaran dari mereka dan Tuhan kita.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA