Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Bupati Bogor Terjunkan Tim Gercep Bantu Lansia

Senin 25 Jan 2021 08:26 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin.

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin.

Foto: Rahayu Marini Hakim
Nuh (74 tahun), viral di medsos karena tinggal di rumah tak layak huni di Bojonggede.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin menerjunkan Tim Gerak Cepat (Gercep) untuk menangani seorang lanjut usia (lansia) Nuh (74 tahun) yang tinggal terlantar di Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Di tengah pandemi Covid-19, mari kita tingkatkan kepedulian antarsesama," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor tersebut di Cibinong, Kabupaten Bogor, Ahad (24/1).

Informasi mengenai kakek yang tinggal sendiri di rumah tidak layak huni dengan kondisi fisik yang sudah renta itu sempat ramai dan viral dibincangkan warganet di media sosial.

Ade menyebutkan, Tim Gercep berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor memberikan penanganan berupa pemindahan Nuh sementara ke Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Citereup.

"Untuk mendapatkan penanganan dan perawatan yang lebih baik, sembari rumahnya dibersihkan dan diperbaiki serta diupayakan untuk mendapatkan program rutilahu," kata Ade. Menurut Ade, setelah memperbaiki kediaman Nuh, Tim Gercep akan memberi bantuan berupa karpet, kompor gas, dispenser, kasur, alat kebersihan, lemari, serta sandang.

Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Mustakim, mengatakan, jajarannya dalam menangani masalah sosial memerlukan sinergitas. "Sinergitas dalam rangka mensukseskan program Pancakarsa Bupati Bogor khususnya Karsa Bogor Sehat dan Bogor Berkeadaban, tim TRC Dinas Sosial dan Tim Bogor Gercep hadir dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Mustakim.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA