Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Pasien Covid-19 di Lampung Tambah 165 Kasus

Ahad 24 Jan 2021 22:42 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Gita Amanda

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Jumlah pasien positif di Kota Bandar Lampung sebanyak 3.616 orang

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pasien positif Covid-19 di Lampung bertambah 165 kasus total menjadi 9.084 orang pada Ahad (24/1). Sedangkan pasien positif yang sembuh bertambah 77 orang, dan pasien positif yang meninggal dunia bertambah tiga orang.

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Ahad (24/1), jumlah kasus konfirmasi positif yang didata sejak 18 maret 2020 sampai 24 Januari 2021 sebanyak 9.084 orang. Sedangkan pasien positif selesai isolasi (sembuh) 6.459 orang, dan kasus kematian 478 orang.

Sedangkan daerah terpapat Covid-19 di Lampung, dari 15 kabupaten/kota terdapat delapan daerah berstatus zona merah (risiko kenaikan kasus tinggi) yakni Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, Pringsewu, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Metro, dan Lampung Timur.

Sedangkan daerah zona oranye (risiko kenaikan kasus sedang) yakni Tulangbawang Barat, Waykanan, Pesisir Barat, Pesawaran, Lampung Tengah, dan Mesuji. Sementara daerah zona kuning (risiko kenaikan kasus rendah) hanya Kabupaten Tulangbawang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung yang juga Kepala Dinkes Lampung dr Reihana menyebutkan, dari delapan kabupaten/kota di Lampung berstatus zona merah, Kota Bandar Lampung masih tertinggi jumlah kasus konfirmasi positif.

Jumlah pasien positif di Kota Bandar Lampung sebanyak 3.616 orang, pasien sembuh 2.593 orang, dan pasien meninggal dunia 251 orang. Kemudian, Lampung Utara pasien positif 811 orang, Lampung Selatan 587 orang, Lampung Timur 516 orang, Tanggamus 487 orang, Metro 470 orang, Pringsewu 269 orang, dan Lampung Barat 195 orang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA