Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

10 Tahap dari Benih ke Secangkir Kopi

Senin 25 Jan 2021 06:06 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Kopi usai disangrai atau diroasting.

Kopi usai disangrai atau diroasting.

Foto: Andi Graf from Pixabay
Di balik secangkir kopi, ada tahap perjalanan panjang di belakangnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak sulit rasanya mendapatkan segelas kopi saat ini. Tinggal pesan di kedai favorit atau membeli bahannya langsung di toko dan diseduh di rumah. Namun, belum banyak yang menyadari, di balik secangkir kopi ada perjalanan panjang di belakangnya.

Diawali dari benih, setidaknya 10 tahap dilalui kopi sebelum sampai ke gelas Anda. Apa saja?

1. Penanaman
Benih kopi berasal dari bijinya. Biji kopi ketika dikeringkan, disangrai (roast), dan digiling menjadi bubuk, digunakan untuk menyeduh kopi. Namun, bila tak diproses, biji dapat ditanam dan tumbuh menjadi pohon kopi.

Lama penanaman kopi beragam dapat tergantung pada varietasnya. Tanaman kopi setidaknya butuh tiga sampai empat tahun untuk berbuah. Buahnya biasa disebut ceri.

2. Pemetikan
Kopi umumnya matang bila sudah berwarna terang dan merah tua (untuk varietas yellow cattura, matangnya kuning). Ini menandakan kopi siap dipetik.

Panen besar kopi umumnya terjadi satu kali. Beberapa negara mengalami dua pembungaan per tahun sehingga panen terbagi menjadi panen utama dan susulan.

Pemetikan kopi di sejumlah negara biasa dilakukan menggunakan tangan. Sementara di negara seperti Brasil, yang lahannya relatif datar dan sangat luas, pemetikan menggunakan mesin. Namun, baik itu dengan tangan atau mesin, kopi biasanya dipetik dua cara:

Yang pertama adalah racutan atau rampasan (strip picked). Dengan metode ini kumpulan buah kopi ditarik langsung dari batangnya dalam waktu bersamaan. Cara ini bisa menggunakan mesin atau tangan.

Kedua adalah petik merah atau selektif (selectively picked). Hanya ceri kopi matang yang dipetik. Umumnya dilakukan dengan tangan. Butuh kesabaran, cara petik ini umumnya dilakukan pada jenis kopi arabika. Petik merah biasanya dapat menghasilkan satu sampai dua karung ceri per hari. Tanpa kulit dan daging, itu artinya sekitar 9-18 kilogram biji kopi.

sumber : National Coffee Association USA (ncausa.org)
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA