Ahad 24 Jan 2021 17:13 WIB

Kabupaten Bekasi Terima 22.520 Dosis Vaksin Tahap Pertama

Vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi para tenaga kesehatan di daerah itu.

Petugas kesehatan memeriksa vaksin Covid-19 Sinovac yang baru tiba (ilustrasi)
Foto: ANTARA/David Muharmansyah
Petugas kesehatan memeriksa vaksin Covid-19 Sinovac yang baru tiba (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, akhirnya menerima alokasi 22.520 dosis vaksin Sinovac buatan China untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi para tenaga kesehatan di daerah itu. "Penentuan alokasi berdasarkan data yang disampaikan dinas kesehatan setempat," kata Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi di Cikarang, Ahad (24/1).

Nadia menjelaskan alokasi vaksin di tiap daerah, termasuk Kabupaten Bekasi, sesuai kebutuhan tenaga kesehatan yang telah diusulkan sebelumnya oleh dinas kesehatan setempat. "Mesti cek ke dinkes ya, kalau ada keterlambatan distribusi ya karena datanya. Kalau terkait distribusi ke kabupaten dan kota itu dari provinsi ya," katanya.

Baca Juga

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Provinsi Jawa Barat Juanita Paticia Fatima mengatakan distribusi vaksin Covid-19 ke Kabupaten Bekasi dijadwalkan pada Rabu (27/1). "Berdasarkan jadwal, berangkat dari gudang vaksin provinsi Rabu pukul 08.00 WIB," katanya.

Pengiriman awal di tahap pertama, kata dia, sebanyak 12 ribu dosis yang dikemas dalam 300 dus berukuran kecil di tujuh kotak pendingin sehingga dapat dipastikan tersimpan secara aman selama perjalanan.

"Ini adalah pengiriman tahap pertama. Kemenkes akan mengirimkan secara bertahap. Untuk alokasi ditentukan oleh Kemenkes. Intinya secara bertahap semua nakes akan divaksinasi," ucapnya.

Nita menjelaskan pengiriman tahap pertama vaksin untuk Kabupaten Bekasi dijadwalkan dalam dua kali distribusi sesuai dengan kapasitas penyimpanan vaksin. "Sesuai alokasi pusat, jumlah yang diterima Kabupaten Bekasi 22.520. Besok Rabu lagi, 12 ribu dosis, sisanya menunggu kesiapan dari PPemerintah Kabupaten Bekasi, terutama terkait kapasitas penyimpanan, karena di gudang farmasi itu kan tidak hanya menyimpan vaksin Covid-19. Kalau vaksinnya sudah ada semua di gudang kami," katanya.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan pihaknya sudah menyiapkan gudang farmasi milik pemerintah daerah di Kecamatan Tambun Selatan. "Kapasitas penyimpanan di gudang tersebut bisa mencapai 200 ribu vaksin. Saya tidak mau berpolemik karena tugas kami sebatas meminta alokasi vaksin, silakan tanyakan ke Kemenkes, Kemenkes yang mengalokasikan," katanya.

Ia menyebut pengiriman vaksin tahap pertama untuk Kabupaten Bekasi akan diberikan untuk tenaga kesehatan, termasuk jajaran forkopimda. "Kami sudah menyiapkan 46 rumah sakit, 44 puskesmas dan satu klinik sebagai lokasi vaksinasi tenaga medis, sedangkan untuk forkopimda rencananya di Puskesmas Cikarang Utara sekaligus mengawali vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi," kata dia.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement