Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Bulog Belum Lakukan Operasi Pasar Daging, Ini Alasannya

Ahad 24 Jan 2021 02:24 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya

Pedagang daging sapi di Pasar Kranji Baru kembali berjualan. Sabtu (23/1). Perum Bulog menyatakan belum akan melakukan operasi pasar daging beku seiring dengan adanya kenaikan harga daging.

Pedagang daging sapi di Pasar Kranji Baru kembali berjualan. Sabtu (23/1). Perum Bulog menyatakan belum akan melakukan operasi pasar daging beku seiring dengan adanya kenaikan harga daging.

Foto: dok. Istimewa
Bulog masih terus memasok ke pasar melalui jaringan distributor daging beku.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perum Bulog menyatakan belum akan melakukan operasi pasar daging beku seiring dengan adanya kenaikan harga daging. Sekretaris Perum Bulog, Awaluddin Iqbal, mengatakan perusahaan belum mendapatkan arahan pemerintah untuk melakukan intervensi harga lewat operasi pasar.

"Belum ada arahan dari pemerintah, mengingat kenaikan harga daging sapi bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan," kata Awaluddin kepada Republika.co.id, Sabtu (23/1).

Baca Juga

Meski demikian, ia mengatakan, Bulog hingga saat ini masih terus memasok ke pasar melalui jaringan distributor daging beku. Ia memastikan, pasokan daging beku yg dimiliki oleh Bulog, PPI dan Berdikari masih cukup bahkan untuk persiapan hingga bulan puasa Ramadhan 2021.

Awaluddin menyampaikan, pedagang daging sapi segar yang mogok berjualan sebenarnya hanya terjadi di Jakarta. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA