Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Afsel Bayar Vaksin Covid-19 Dua Kali Lipat Lebih Mahal

Sabtu 23 Jan 2021 12:15 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah

Vaksin Covid-19 eksperimental yang dikembangkan AstraZeneca bersama University of Oxford diperkirakan bisa diperoleh seharga tiga dolar AS, sekitar Rp 42 ribu.

Vaksin Covid-19 eksperimental yang dikembangkan AstraZeneca bersama University of Oxford diperkirakan bisa diperoleh seharga tiga dolar AS, sekitar Rp 42 ribu.

Foto: EPA
Afrika Selatan harus membayar 5,25 dolar AS per suntikan

REPUBLIKA.CO.ID, PRETORIA -- Kementerian Kesehatan Afrika Selatan mengatakan negara itu harus membayar vaksin Covid-19 dengan harga 2,5 lipat lebih mahal dari Eropa. Afrika Selatan harus membayar 5,25 dolar AS per suntikan. Sementara negara-negara Eropa hanya 2,16 dolar untuk vaksin yang sama.

Afrika Selatan yang menjadi negara Afrika yang paling terdampak pandemi virus Corona itu sudah memesan 1,5 juta dosin vaksin Inggris, Oxford-AstraZeneca dari Serum Institute of India. Vaksin tersebut diperkirakan akan tiba pada Januari dan Februari.

"Departemen Kesehatan Nasional mengonfirmasi harga vaksin 5,25 dolar AS seperti yang dikutip pada kami," kata deputi direktur jenderal kesehatan Afrika Selatan Anban Pillay melalui pesan singkat seperti yang dilaporkan, Aljazirah, Jumat (22/1) lalu.

Dalam pesan tersebut Pillay tidak menyinggung perbedaan harga dengan yang harus dibayar negara-negara Eropa. Berdasarkan informasi yang dibocorkan seorang menteri Belgia melalui cicitannya bulan lalu negara anggota Uni Eropa hanya membayar 1,78 euro atau 2,16 dolar AS per suntikan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA