Sabtu 23 Jan 2021 08:58 WIB

TNI AL Tangkap Kapal Ikan Taiwan di Laut Natuna Utara

Kapal Taiwan kedapatan menangkap ikan di ZEE Indonesia, Jumat.

Dermaga TNI AL Faslabuh, Selat Lampa, Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Kapal Taiwan ditarik ke Pangkalan TNI AL Ranai setelah kedapatan menangkap ikan di ZEE Indonesia, Jumat.
Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA
Dermaga TNI AL Faslabuh, Selat Lampa, Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Kapal Taiwan ditarik ke Pangkalan TNI AL Ranai setelah kedapatan menangkap ikan di ZEE Indonesia, Jumat.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- TNI Angkatan Laut (AL) mengamankan satu kapal ikan asing berbendera Taiwan yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan yurisdiksi nasional Indonesia, Laut Natuna Utara, Jumat (22/1). Kegiatan ilegal tersebut terpantau dalam patroli rutin oleh KRI Usman Harun-359 pada Jumat.

"Saat ini, kapal ikan asing itu sedang ditarik ke Pangkalan TNI AL Ranai guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Batam, Jumat (22/1) malam.

Baca Juga

Pangkoarmada I mengatakan, pihaknya berusaha hadir melaksanakan patroli di wiilayah perairan yurisdiksi nasional guna menjaga kedaulatan negara dan melakukan penegakan hukum dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Komitmen Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margonosudah jelas, TNI AL tidak akan ragu untuk melaksanakan penindakan atas segala bentuk pelanggaran hukum yang terjadi di perairan yurisdiksi nasional Indonesia, salah satunya adalah pelanggaran 'Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) fishing' di Laut Natuna Utara yang merupakan wilayah kerja yang menjadi tanggung jawab Koarmada I," kata Pangkoarmada I.

 

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Antara di Batam, KRI USH-359 yang sedang melakukan patroli rutin di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla Koarmada I) mendeteksi kontak asing yang dicurigai kapal ikan sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di Laut Natuna Utara yang merupakan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

Komandan KRI Usman Harun (USH)-359 Kolonel Laut (P) Binsar Alfred Syaiful Sitorus memerintahkan untuk mendekati dan memastikan kapal yang disinyalir sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal. Kapal ikan asing yang mengetahui kehadiran KRI berusaha menghindar dengan menambah kecepatan menjauh ke arah utara.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement