Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

KSAU Kerahkan Pesawat Hercules Kirim Bantuan Korban Bencana

Sabtu 23 Jan 2021 08:22 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Fadjar Prasetyo.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Fadjar Prasetyo.

Foto: Dispenau
Pesawat C-130 Hercules membawa bantuan untuk korban bencana di Kalsel dan Sulbar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Fadjar Prasetyo mengirimkan bantuan bagi korban bencana alam di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai bentuk kepedulian terhadap korban yang terdampak bencana tersebut.

Bantuan bagi korban bencana dikirim menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1319 Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (23/1). Bantuan tersebut berupa kasur gulung, selimut, karpet, obat-obatan, vitamin, mi instan, masker, dan aneka kebutuhan bayi.

Pesawat C-130 Hercules A-1319 yang mengangkut bantuan tersebut diterbangkan Mayor Pnb Galuh dan kopilot Kapten Pnb Ricky. Fadjar berharap, bantuan tersebut dapat bermanfaat dan membantu para korban bencana banjir di Kota Banjarmasin, Kalsel dan gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Sulbar.

Banjir menggenangi 11 kabupaten dan kota di Kalsel merendam kurang lebih 87.765 rumah warga dengan ketinggian air mencapai 2 meter yang menyebabkan 74.863 orang mengungsi. Terdapat pula korban meninggal sebanyak 21 orang.

Sarana dan prasarana juga banyak yang rusak diakibatkan banjir, seperti jembatan putus, tanggul jebol, jalan Trans-Kalimantan putus, serta banyak pula sekolah dan rumah ibadah yang rusak. Sementara itu, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 yang mengguncang Mamuju dan Majene, Sulbar juga telah menelan korban jiwa sebanyak 91 orang.

Korban yang hilang tiga orang, luka berat 253 orang, luka ringan 679 orang, dan luka sedang 240 orang. Warga terdampak gempa yang mengungsi berjumlah 9.910 jiwa, tersebar di beberapa titik.

Perinciannya, di Kabupaten Mamuju teridentifikasi setidaknya di lima titik pengungsian, seperti di Jalu dua titik, Stadion Mamuju, Gerbang Kota Mamuju, Tapalang, dan Kantor Bupati. Berikutnya, di Kabupaten Majene, dua titik teridentifikasi, yaitu di SPN Malunda dan Desa Sulet Malunda.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA