Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Puluhan Rumah di Tasikmalaya Rusak Terdampak Cuaca Ekstrem

Jumat 22 Jan 2021 22:26 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Yudha Manggala P Putra

Petugas BPBD membersihkan sisa pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Kelurahan Sukemenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jumat (22/1) malam. Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Tasikmalaya pada Jumat sore mengakibatkan puluhan rumah warga rusak tersapu angin dan tertimpa pohon tumbang.

Petugas BPBD membersihkan sisa pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Kelurahan Sukemenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jumat (22/1) malam. Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Tasikmalaya pada Jumat sore mengakibatkan puluhan rumah warga rusak tersapu angin dan tertimpa pohon tumbang.

Foto: Republika/Bayu Adji P.
Hujan dan angin kencang menyebabkan puluhan rumah di Tasikmalaya rusak.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dan petir terjadi di sebagian besar wilayah Kota Tasikmalaya sejak Jumat (21/1) siang. Dampak dari cuaca ekstrem tersebut, puluhan rumah mengalami kerusakan.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, Harisman mengatakan, pihaknya menerima laporan terdapat sejumlah kejadian bencana pada Jumat sore. Laporan pertama, terjadi pohon tumbang di Jalan Letnan Mashudi. Selain itu, terjadi angin kencang dan pohon tumbang yang menyebabkan rumah rusak di Kecamatan Purbaratu.

"Sejumlah rumah rusak tertimpa pohon tumbang di Kelurahan Sukajaya dan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu. Juga ada beberapa rumah roboh tersapu angin kencang," kata dia di lokasi kejadian, Jumat malam.

Terakhir, lanjut dia, tejadi bencana tanah longsor di Kecamatan Cipedes. Akibatnya, satu rumah warga terdampak.

Harisman mengatakan, petugas masih melakukan penanganan di lokasi kejadian bencana. Lantaran titik bencana terpisah di sejumlah tempat, belum semua kejadian dapat ditangani.

"Kita masih bergerak di lapangan, melakukan penanganan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang terdampak," kata dia.

Ihwal total rumah yang rusak akibat cuaca ekstrem tersebut, Harisman mengatakan, BPBD masih melakukan pendataan di lapangan. Namun, diperkirakan terdapat puluhan rumah yang terdampak kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut.

Ia menyebutkan, tak ada korban jiwa dan korban luka dalam sejumlah kejadian bencana pada Jumat sore. "Hanya pemilik rumah yang terdampak kerusakan diarahkan mengungsi ke tempat lebih aman. Karena bisa membahayakan," kata dia.

Salah seorang warga yang terdampak cuaca ekstrem itu, Ayi Nurhayati (61 tahun) mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dan petir terjadi sejak pukul 14.30 WIB. Sekira satu jam kemudian, atap rumahnya terbang terbawa angin kencang.

"Atap rumah kebawa angin. Panik langsung semua di rumah," kata warga Kelurahan Sukemenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, itu.

Selain atap rumahnya yang terbang, tembok rumahnya juga hancur tertimpa pohon tumbang. Namun, Ayi bersama keluarganya memilih bertahan di rumahnya, dengan menambal bagian rumah yang rusak dengan terpal.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA