Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Depok Darurat Covid, Ruang Isolasi Terisi 84 Persen

Jumat 22 Jan 2021 21:04 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Yudha Manggala P Putra

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) di Kota Depok.

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) di Kota Depok.

Foto: Dok UI
Tingkat keterisian RS rujukan Covid-19 di Depok sudah terbilang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melaporkan Jumat (22/1), pasien positif Covid-19 bertambah 360 orang. Jadi total pasien positif Covid-19 sudah mencapai 23.729 orang.

Kasus harian yang dalam satu pekan ini di atas 300 orang terkonfirmasi positif Covid-19 membuat Kota Depok saat ini masuk dalam status darurat Covid-19. Kapasitas RS untuk pasien Covid-19 sudah penuh.

"Rumah sakit (RS) di Kota Depok sudah penuh, tingkat keterisian terbilang tinggi. Saat ini berdasarkan data terbaru Pemkot Depok, data bed occupancy ratio (BOR) ruang ICU di Kota Depok sudah mencapai 92 persen. Sedangkan BOR untuk ruang isolasi telah terpakai 84 persen," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Balai Kota Depok, Jumat (22/1).

Ia menambahkan, kasus positif Covid-19 terus meningkat. Bersama RS rujukan, pihaknya bekerja sama dan telah terlaksana penambahan ruang ICU yang sudah dimulai sejak 5-20 Januari 2021 lalu. "Saat ini untuk ICU memiliki tambahan 15 ruangan. Sebelumnya 59 sekarang 74 ruangan di seluruh RS di Kota Depok," terang Idris.

Selain ruang ICU, kata dia, Pemkot Depok juga menambah ruang isolasi bagi pasien Covid-19. Terdapat penambahan 55 tempat tidur, dari sebelumnya 727 tempat tidur menjadi 782 tempat tidur.

Selain itu, Pemkot Depok juga menunjuk dua rumah sakit yakni Rumah Sakit Harapan sebagai RS Dedikasi Covid-19 dan RS Setya Bhakti sebagai RS khusus Covid-19 bagi neo maternal atau bayi baru lahir dan juga bagi ibu dan anak yang terkonfirmasi positif Covid-19.

RSUI Depok juga saat ini menambah kapasitas jumlah tempat tidur perawatan pasien Covid-19 untuk pasien dengan derajat ringan atau low care. Sebelumnya kapasitas tempat tidur khusus penanganan pasien Covid-19 RSUI sebanyak 80 tempat tidur yang terdiri dari 13 tempat tidur untuk perawatan Intensive Care Unit (ICU) di lantai 3 dan 8 tempat tidur untuk perawatan High Care Unit (HCU) di lantai 6, serta 59 tempat tidur untuk ruang perawatan isolasi I di lantai 6, 13, dan 14.

"RSUI menambah ruang perawatan khusus penanganan Covid di lantai 12 berkapasitas 29 tempat tidur yang difungsikan seluruhnya untuk perawatan isolasi. Saat ini total kapasitas tempat tidur penanganan pasien Covid di RSUI menjadi sebanyak 109 tempat tidur, baik untuk perawatan isolasi, intensif maupun high care," ujar Direktur Utama RSUI Astuti Giantini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA