Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Kriteria Camilan Sehat Bagi Anak

Jumat 22 Jan 2021 20:23 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Gita Amanda

Tangkapan layar webinar Pentingnya Memilih Cemilan Baik untuk Tumbuh Kembang Anak bersama Paddle Pop, Jumat (22/1).

Tangkapan layar webinar Pentingnya Memilih Cemilan Baik untuk Tumbuh Kembang Anak bersama Paddle Pop, Jumat (22/1).

Foto: Republika/Santi Sopia
Sebaiknya camilan mengandung vitamin dan mineral

REPUBLIKA.CO.ID, Sebagian orang tua fokus memerhatikan gizi anak pada makanan pokok. Padahal camilan juga tak kalah penting dari makanan pokok.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, anak-anak memiliki lebih banyak waktu di rumah. Biasanya keinginan mengonsumsi camilan pun semakin sering.

Dokter Attila Dewanti, Sp.A (K), dokter spesialis anak, mengatakan, pemilihan camilan menjadi hal sangat penting untuk diperhatikan orang tua. Ada kriteria yang dapat menjadi panduan bagi orang tua memilih camilan baik.

“Kandungan kalori, gula, lemak jenuh dan garam tidak berlebih. Sebaiknya camilan juga mengandung vitamin dan mineral,” kata Attila dalam webinar “Pentingnya Memilih Cemilan Baik untuk Tumbuh Kembang Anak bersama Paddle Pop, Jumat (22/1).

Perhatikan kandungan camilan agar kadarnya sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak. Berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebaiknya anak atau dewasa membatasi gula tidak lebih dari 50 gram, lemak tidak lebih dr 10 persen dan kalori tidak lebih dari 20 persen konsumsi harian.

Jika terbiasa dengan tinggi konsumsi gula sejak kecil, misalnya, dampaknya bisa membuat anak cepat mengantuk. Apabila konsumsi tidak tepat terus menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik cukup, konsumsi camilan manis pun tentu memberikan risiko penyakit dalam jangka panjang, termasuk obesitas.

“Hindari garam, perisa tinggi, pegurih yang buat adiktif, jadi anak ingin yang gurih-gurih terus, lebih pemilih untuk makanan sehat, jadi biasakan dari kecil karena akan membentuk pola makan sehat nantinya,” katanya lagi.

Attila menambahkan bahwa konsumsi ideal anak adalah tiga kali makan utama dan diselingi camilan minimal dua kali dalam sehari. Hanya saja, di saat pandemi yang membuat anak lebih sering nyemil, maka orang tua perlu cerdas memilih, karena banyak juga camilan dengan kandungan yang tidak ideal.

“Tugas orang tua harus lebih bijak memilih camilan, misalnya camilan dengan kandungan susu dan buah juga bisa. Kandungan kalori dan kalsium dalam susu menunjang pertumbuhan tulang. Kemudian buah dengan banyak vitamin membantu pertumbuhan anak,” tambahnya.

Hernie Raharja, Foods & Refreshment Director of Unilever Indonesia mengatakan terus berkomitmen membantu sekaligus mendukung pola makan lebih sehat dan aman. Salah satunya melalui merek es krim Paddle Pop, Unilever juga memberikan produk yang baik dan dibuat secara bertanggung jawab untuk anak.

“Kami telah berada di Indonesia selama 87 tahun dan menyediakan makanan yang mendukung pola makan sehat. Pada kategori es krim, semua dirancang khusus dengan gizi tinggi susu dan buah, sengan izin edar BPPOM dan sertifikat halal MUI,” kata Hernie.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA