Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Kasus Covid-19 Lampung Tambah 120 Orang

Jumat 22 Jan 2021 19:35 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Petugas kesehatan mengambil sampel lendir seorang warga saat tes usap RT PCR COVID-19. Ilustrasi

Petugas kesehatan mengambil sampel lendir seorang warga saat tes usap RT PCR COVID-19. Ilustrasi

Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha
Total kasus Covid-19 di Provinsi Lampung sudah mencapai 8.774 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat telah terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung sebanyak 120 orang sehingga total ada 8.774 kasus.

"Kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini bertambah 120 orang, sehingga total ada 8.774 kasus positif," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana melalui keterangan tertulis di Bandarlampung, Jumat (22/1).

Ia mengatakan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

"Terinci ada 38 kasus di Kota Bandarlampung, 10 kasus di Lampung Selatan, 15 kasus Lampung Timur, 6 kasus Lampung Utara, 6 kasus di Kota Metro, 2 kasus Kabupaten Tulang Bawang," ucapnya.

Menurutnya, ada pula 1 kasus di Tulang Bawang Barat, 16 kasus di Tanggamus, 8 kasus di Pringsewu, 1 kasus Pesawaran, 10 kasus Lampung Barat, dan 7 kasus asal Lampung Tengah.

"Dari 120 kasus positif tercatat ada 48 orang masuk dalam kategori tidak bergejala dan 72 orang bergejala," katanya.

Ia mengatakan selain penambahan kasus positif Covid-19 terdapat penambahan pada kasus suspek 37 orang, 2 orang probable, 191 orang kontak erat, 94 orang pelaku perjalanan dan kasus kematian sebanyak 14 orang sehingga total keseluruhan ada 470 kasus.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung peta zona risiko persebaran Covid-19 Lampung tercatat ada 8 kabupaten/kota yang berzona merah, 6 daerah berzona oranye dan 1 daerah berzona kuning.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA