Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

In Picture: 2 Hari Berturut-turut, Kasus DIY Tembus 450

Jumat 22 Jan 2021 17:52 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Pada Jumat (22/1) ini dilaporkan tambahan 478 kasus baru.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kasus terkonfirmasi positif di DIY masih terus menunjukkan lonjakan. Pada Jumat (22/1) ini dilaporkan tambahan 478 kasus baru. Ratusan kasus ini kembali mencatatkan rekor baru penambahan kasus harian di DIY.

Sudah dua hari berturut-turut kasus baru di DIY tembus di atas 400 kasus. Pasalnya, pada 21 Januari kemarin juga dilaporkan 456 kasus baru positif.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, tambahan 478 kasus baru tersebut menjadikan total kasus positif di DIY sebesar 18.736 kasus. Berdasarkan domisili, Kabupaten Sleman dan Kota menyumbang kasus baru tertinggi dengan jumlah yang sama, masing-masingnya 119 kasus baru.

Disusul Kabupaten Bantul yang menyumbang 97 kasus, Kabupaten Gunungkidul 77 kasus dan Kabupaten Kulon Progo 66 kasus. Berty menuturkan, sebagian besar kasus baru tersebut merupakan riwayat pelacakan (tracing) kontak kasus yang sudah ada sebelumnya.

Setidaknya, 299 kasus baru yang didapatkan dari riwayat tracing kontak kasus positif. Sedangkan, 103 kasus baru didapatkan dari riwayat periksa mandiri.

"Empat kasus baru didapatkan dari riwayat skrining karyawan kesehatan, satu kasus baru ada riwayat perjalanan luar daerah dan riwayat 71 kasus baru lainnya belum ada info," kata Berty, Jumat (22/1).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kasus terkonfirmasi positif di DIY masih terus menunjukkan lonjakan. Pada Jumat (22/1) ini dilaporkan tambahan 478 kasus baru. Ratusan kasus ini kembali mencatatkan rekor baru penambahan kasus harian di DIY.

Sudah dua hari berturut-turut kasus baru di DIY tembus di atas 400 kasus. Pasalnya, pada 21 Januari kemarin juga dilaporkan 456 kasus baru positif.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, tambahan 478 kasus baru tersebut menjadikan total kasus positif di DIY sebesar 18.736 kasus. Berdasarkan domisili, Kabupaten Sleman dan Kota menyumbang kasus baru tertinggi dengan jumlah yang sama, masing-masingnya 119 kasus baru.

Disusul Kabupaten Bantul yang menyumbang 97 kasus, Kabupaten Gunungkidul 77 kasus dan Kabupaten Kulon Progo 66 kasus. Berty menuturkan, sebagian besar kasus baru tersebut merupakan riwayat pelacakan (tracing) kontak kasus yang sudah ada sebelumnya.

Setidaknya, 299 kasus baru yang didapatkan dari riwayat tracing kontak kasus positif. Sedangkan, 103 kasus baru didapatkan dari riwayat periksa mandiri.

"Empat kasus baru didapatkan dari riwayat skrining karyawan kesehatan, satu kasus baru ada riwayat perjalanan luar daerah dan riwayat 71 kasus baru lainnya belum ada info," kata Berty, Jumat (22/1).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA