Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

6 Mitos Kesehatan, Ada Flu Hingga Diabetes

Sabtu 23 Jan 2021 00:25 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda

Makanan organik (ilustrasi). Banyak mitos kesehatan yang berulang dibagikan di media sosial maupun aplikasi perpesanan, termasuk soal makanan organik yang disebut pasti bebas pestisida.

Makanan organik (ilustrasi). Banyak mitos kesehatan yang berulang dibagikan di media sosial maupun aplikasi perpesanan, termasuk soal makanan organik yang disebut pasti bebas pestisida.

Foto: www.freepik.com
Mitos kesehatan banyak beredar di masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mitos seputar kesehatan banyak sekali beredar di masyarakat, terutama ketika dikaitkan dengan akses yang semakin mudah terhadap banyak informasi. Meski kemudahan informasi seharusnya meningkatkan literasi, namun tetap saja mitos-mitos ini bersirkulasi secara luas dan berulang.

Meskipun sebagian dari informasi yang salah mungkin tidak menyebabkan bahaya, tapi tetap ada potensi atau risiko menyebabkan penyakit. Jadi, lebih baik mengetahui kebenaran secara pasti untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Berikut enam kesalahan terkait kesehatan umum yang ada di masyarakat, seperti dikutip dari laman Times Now News, Jumat (22/1).

1. Konsumsi gula bikin anak hiperaktif
Tidak sedikit orang mengira anak yang banyak menyantap makanan manis, maka akan sangat berenergi dan menjadi hiperaktif hampir sepanjang hari. Alhasil, orang tua menahan diri untuk tidak memberi anak-anak camilan manis untuk dimakan sebelum tidur.

Mereka khawatir itu dapat menyebabkan energi anak menjadi tinggi hingga mengganggu waktu tidur. Namun, penelitian berulang kali mencoba menemukan hubungan antara ini.

Baca Juga

Hasil penelitian tidak membuktikan klaim tersebut. Peneliti mengamati anak-anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) dan menemukan bahwa konsumsi gula tidak menyebabkan hiperaktif pada anak-anak.

2. Makanan organik berarti bebas pestisida
Makanan organik kian diminati terutama di perkotaan, di mana orang lebih memilih produk organik. Namun, penelitian menunjukkan bahwa makanan organik belum tentu lebih sehat daripada makanan yang ditanam secara teratur.

Kesalahan pandangan lainnya tentang makanan organik adalah bebas dari pestisida. Faktanya adalah bahwa produsen organik diperbolehkan menggunakan pestisida alami, yang mungkin tidak selalu lebih sehat daripada bahan kimia lainnya, baik untuk lingkungan, atau tubuh.

3. Belum tiga/lima detik
Ada istilah "aturan 3 detik" atau "aturan 5 detik" dalam memperlakukan makanan yang sudah jatuh. Akan tetapi, keduanya sebenarnya adalah istilah yang salah.

Bakteri dan patogen lain dapat menginfeksi makanan dalam hitungan milidetik. Berdasarkan sebuah penelitian, ini mungkin lebih bergantung pada seberapa bersih permukaan tempat makanan terjatuh, bukan berdasarkan waktu, apalagi per detik.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA