Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Lima Cara Stimulasi Otak Agar Bisa Berhemat

Kamis 21 Jan 2021 21:42 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti

Cara menstimulasi otak agar bisa berhemat (ilustrasi).

Cara menstimulasi otak agar bisa berhemat (ilustrasi).

Foto: sevodnya.com
Saat membayar dengan uang tunai, bagian korteks insular otak menyala.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Neuropsikolog klinis Dr Moira Somers mengatakan otak manusia terprogram untuk lebih menyukai hal-hal yang memberi kepuasan langsung. Para ahli yang telah mempelajari cara otak bereaksi terhadap uang menyebutkan menyimpan uang untuk tabungan atau membayar utang adalah hal yang bertentangan dengan naluri manusia yang paling dasar.

Yang jadi pertanyaan, bagaimana otak membantu dan menghalangi kita dalam memutuskan soal keuangan? Berikut lima kiat dari ahli saraf tentang cara menghemat lebih banyak uang dan mencapai tujuan keuangan, seperti dilansir di laman Next Advisor, Kamis (21/1):

1. Bayar dengan uang tunai

Menurut sebuah studi pada 2007 oleh ahli saraf di Stanford, MIT, dan Carnegie Mellon disebutkan bahwa korteks insular menyala ketika seseorang diminta membayangkan membayar pembelian dengan uang tunai daripada kartu kredit. Ini merupakan fenomena yang dikenal sebagai rasa sakit saat membayar.

Korteks insular sendiri adalah bagian otak yang umumnya terletak tepat di tengah belahan otak (kadang disebut juga otak kecil). Peranan dari korteks insular adalah mengontrol kesadaran diri, persepsi, kontrol motorik, fungsi kognitif, dan pengalaman interpersonal. Mulai sekarang, Anda bisa mencoba beralih ke uang tunai untuk melihat adakah perbedaan positif dalam keuangan.

2. Buat buku harian keuangan

Pilihan yang lebih mudah? Buat buku harian terperinci terkait arus keluar-masuk uang yang Anda gunakan selama sepekan. Tulis semua secara spesifik, bila perlu tulis dengan siapa uang itu digunakan dan untuk apa saja.

Dengan melacak itu dari waktu ke waktu, Anda  bisa mulai mengidentifikasi pola. Misalnya, Anda mungkin mulai menyadari kapan lapar dan membeli makanan untuk dibawa pulang. Atau Anda mungkin merasa tertekan untuk berbelanja, setelah melihat postingan dari influencer di Instagram.

3. Mulai menabung dalam jumlah kecil

Meski menggoda, perubahan dramatis pada keuangan kemungkinan besar tidak akan berkelanjutan. Lebih baik buat kebiasaan menabung jangka panjang meski dalam jumlah kecil, tapi bisa disesuaikan dengan perubahan hidup Anda.

4. Hindari penggunaan kartu kredit

Menonaktifkan pemesanan dengan sekali klik dan menghapus alamat yang disimpan pada info pembayaran, mungkin bisa menghilangkan satu masalah keuangan. Anda bisa menghilangkan penggunaan kartu kredit dengan mengotomatiskan tabungan dan investasi dari gaji Anda, lalu menyiapkan pembayaran otomatis untuk tagihan Anda, dan membayar barang dengan uang tunai.

5. Kesalahan pengelolaan keuangan pasti terjadi, berubahlah!

Tidak ada orang yang sempurna. Untuk itu, tidak semua keputusan akan sempurna. Berada di jalur yang benar secara finansial (misalnya menyisihkan dana darurat) dapat meningkatkan kesehatan mental Anda secara drastis. Mungkin perlu lebih banyak waktu dan ketekunan untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA