Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

BPS: Penduduk Jatim Sebanyak 40,67 Juta Jiwa

Jumat 22 Jan 2021 02:56 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Friska Yolandha

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur merilis hasil sensus penduduk yang dilaksanakan pada 2020. Tercatat jumlah penduduk Jatim sebanyak 40,67 juta jiwa.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur merilis hasil sensus penduduk yang dilaksanakan pada 2020. Tercatat jumlah penduduk Jatim sebanyak 40,67 juta jiwa.

Foto: Antara/Didik Suhartono
Jumlah penduduk tertinggi berada di Surabaya dengan 2,87 juta orang.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur merilis hasil sensus penduduk yang dilaksanakan pada 2020. Tercatat jumlah penduduk Jatim sebanyak 40,67 juta jiwa. Jumlah ini bertambah dari terakhir sensus pada 2010 yakni sebanyak 37,48 juta jiwa. 

Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan mengatakan, berdasarkan data yang ada, laju pertumbuhan penduduk selama periode 2010-2020 sebesar 0,79 persen per tahun. Meningkat dibandingkan periode 2000-2010 yang sebesar 0,75 persen. Perempuan paling banyak dengan 50,09 persen dan laki-laki 49,9 persen. Jumlah perempuan sebanyak 20,37 juta orang dan laki-laki yakni 20,29 juta orang. 

"Jadi selama dekade ini ada satu peningkatan jumlah penduduk laki-laki di Jatim. Pada tahun 1971 ada 94 laki-laki setiap 100 perempuan. Kemudian periode 1980-1990 ada 96 laki-laki per 100 perempuan. Kemudian di 200-2010 ada 98 orang laki-laki setiap 100 perempuan," ujar Dadang saat menggelar konferensi pers secara virtual, Kamis (21/1).

Menurut daerah, ratio jenis kelamin terendah di Sumenep. Di kabupaten paling ujung Pulau Madura itu laki-laki ada 93 orang per 100 perempuan. Sedangkan paling tinggi di Kabupaten Kediri dengan 102 orang laki-laki setiap 100 perempuan.

Sementara menurut kesesuaian alamat domisili dan kartu keluarga (KK), ada 93,13 persen atau 37,87 juta penduduk yang berdomisili sesuai dengan KK. Sedangkan 6,80 persen atau 2,79 juta penduduk berdomisili tidak sesuai KK. 

"Ini bisa dimaklumi karena terkait aktivitas masyarakat dalam hal pekerjaan atau sekolah," kata dia. 

Berdasarkan sensus yang dilakukan, jumlah penduduk tertinggi berada di Surabaya dengan 2,87 juta orang. Diikuti Jember 2,54 juta jiwa, dan Sidoarjo 2,08 juta jiwa. Terendah jumlah penduduk yakni Kota Mojokerto dengan 132 ribu jiwa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA