Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Persiapan Kompetisi 2021, Persib Tunggu Surat Resmi PSSI

Kamis 21 Jan 2021 19:09 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono.

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Teddy menyerahkan segala keputusan pada pelatih Persib untuk urusan tim.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung tidak ambil langkah pendek setelah PSSI membubarkan kompetisi Liga 1 2020. Persib menantikan surat resmi dari PSSI untuk menentukan langkah klub.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono, menyatakan pihaknya perlu mendapat kepastian PSSI sebelum menentukan kontrak pemain. Dia menyebut tidak ingin berandai-andai termasuk mengenai persiapan kompetisi musim selanjutnya.

"Saya tidak mau berandai-andai sampai dengan menerima SK PSSI beserta dengan juklaknya," kata Teddy, Kamis (21/1).

Teddy mengakui belum menghitung berapa kerugian dari klub. Untuk urusan tim, Teddy menyerahkan segala keputusan pada pelatih Persib, Robert Rene Alberts.

Namun Teddy hanya ingin memastikan bahwa PSSI turut memberikan kepastian soal Liga 1 2021 dimulai. Sehingga Persib bisa mempersiapkan tim dan mengumpulkan kembali tim.

"Karena kepastian tanggal dimulai ini berdampak bagi persiapan teknis dan non-teknis. Kami harapkan liga 2021 bisa mulai Agustus atau September 2021 (sesuai dengan kalendar kompetisi Eropa). Untuk mengisi kekosongan menunggu Agustus/September 2021, bisa dilaksanakan kegiatan sepak bola antara Februari-Juni atau Juli," kata Teddy.

Untuk mengisi kekosongan, lanjut Teddy, PSSI bisa menggelar turnamen atau ajang lain sebagai pemanasan tim jelang kompetisi. "Kita harus ingat bahwa di tanggal 13-14 Mei adalah Idul Fitri, sehingga pelaksanaan event tersebut harus disesuaikan. Iya bisa event dengan format turnamen," kata Teddy.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA