Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Pakar: Pemerintah Jangan Alergi Yang Ragukan Vaksin Sinovac

Kamis 21 Jan 2021 16:20 WIB

Red: Muhammad Subarkah

Petugas medis memperlihatkan vaksin COVID-19 Sinovac untuk diberikan kepada tenaga kesehatan Puskesmas Ulee Kareng di Banda Aceh, Aceh, Rabu (20/1/2021). Kementerian Kesehatan pada tahap pertama hingga akhir Februari 2021 akan memberikan vaksinasi COVID-19 Sinovac kepada 566.000 orang dari 1.48 juta tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia.

Petugas medis memperlihatkan vaksin COVID-19 Sinovac untuk diberikan kepada tenaga kesehatan Puskesmas Ulee Kareng di Banda Aceh, Aceh, Rabu (20/1/2021). Kementerian Kesehatan pada tahap pertama hingga akhir Februari 2021 akan memberikan vaksinasi COVID-19 Sinovac kepada 566.000 orang dari 1.48 juta tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia.

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Pemerintah tidak alergi dengan mereka yang meragukan keberhasilan vaksin Sinovac.

IHRAM.CO.ID, SURABAYA -- Guru Besar Biokimia dan Biologi Molekuler Universitas Airlangga Prof. Chairul Anwar Nidom menyebut, program vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin Sinovac sebagai perjudian.

Pasalnya, peluang keberhasilan dan kegagalannya masih sama. Karena itu, dia berharap, pemerintah tidak alergi dengan mereka yang meragukan keberhasilan vaksin Sinovac.

"Contoh vaksin kan belum ada berarti

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA