Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Risma Antar Lagi 15 Pemulung Kerja di Proyek BUMN

Kamis 21 Jan 2021 16:10 WIB

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Esthi Maharani

Menteri Sosial Tri Rismaharini

Menteri Sosial Tri Rismaharini

Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
15 pemulung bekerja di proyek milik perusahaan pelat merah, PT Waskita Karya.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI — Sebanyak 15 pemulung yang dibawa Menteri Sosial Tri Rismaharini bekerja di proyek milik perusahaan pelat merah, PT Waskita Karya. Mereka rencananya akan ditempatkan di tiga titik pembangunan jalan tol di wilayah Bekasi dan Jakarta.

Director of Operation II PT Waskita Karya, Bambang Rianto, menuturkan, mantan pemulung binaan Kementerian Sosial (Kemensos) akan dipekerjakan mulai Kamis (21/1). Mereka diantar langsung oleh Risma.

“Hari ini mereka sosialisasi besok pagi mereka sudah mulai kerja. Mereka ditempatkan di sekitaran Jakarta dan Bekasi,” kata Bambang, di Kantor Proyek Tol Becakayu Seksi 2A Ujung, Jalan Mayor Hasibuan, Kota Bekasi.

Adapun, tiga titik penempatan kerja bagi mantan pemulung berada di Proyek Tol Becakayu di wilayah Bekasi, Proyek Tol Cibitung - Clincing dan Proyek Tol Cimanggis - Cibitung. Bambang memastikan, pihaknya juga akan membuatkan kontrak kerja kepada mantan pemulung yang dibina oleh Kemensos itu.

"Kontraknya per tahun dan akan diperpanjang, kalau bagus seperti pak Dirut sampaikan, dia akan dievaluasi supaya bisa bekerja kembali di proyek berikutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Mensos Risma mengatakan, para pemulung yang kini bekerja di PT Waskita Karya tadinya adalah mereka yang digiring ke balai rehabilitas eks gelandangan di Kota Bekasi.

“Mereka selama ini tinggal di balai kami yang ada di sini, dan sudah disampaikan pula dari Waskita karya, nanti kedepan bukan hanya disini, tapi juga ada pekerjaan di Waskita karya di seluruh Indonesia,” terang dia.





BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA