Kamis 21 Jan 2021 15:27 WIB

BRI Berikan Kredit ke Vendor dan Outlet Pertamina Lubricants

Kerja sama BRI dan Pertamina dapat menunjang bisnis masing-masing perusahaan

Rep: Novita Intan/ Red: Gita Amanda
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan PT Pertamina Lubricants dalam rangka mendorong kemajuan industri minyakl dan gas Tanah Air. (ilustrasi).
Foto: dok Aji Sambogo/Republika
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan PT Pertamina Lubricants dalam rangka mendorong kemajuan industri minyakl dan gas Tanah Air. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan PT Pertamina Lubricants dalam rangka mendorong kemajuan industri oil dan gas Tanah Air. Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan perjanjian oleh kedua belah pihak di Gedung Oil Center PT Pertamina Lubricants.

"Penandatanganan kerja sama BRI dan Pertamina Lubricants menunjukkan keseriusan perusahaan untuk menjalin hubungan kerja sama yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak. Sejak saat ini, BRI bisa secara terukur memberikan fasilitas kredit modal kerja serta fasilitas perbankan lain kepada tiap outlet dan vendor yang bekerja sama dengan Pertamina Lubricants," ujar Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI Agus Noorsanto dalam keterangan tertulis, Kamis (21/1).

Baca Juga

Kerja sama dalam bentuk pemberian fasilitas vendor, outlet financing, dan pinjaman Ceria ini, dinilai Agus dapat memberikan keuntungan untuk menunjang bisnis masing-masing perusahaan, baik BRI maupun Pertamina Lubricants. Lebih lanjut ia memaparkan terkait keuntungan yang bisa diraih oleh Pertamina Lubricants melalui kerja sama ini. Pertama, kolaborasi dengan BRI akan membuat Pertamina Lubricants bisa mendapat kepastian penyelesaian pekerjaan oleh vendor, karena adanya bantuan fasilitas pembiayaan dari BRI.

Kedua, kerja sama ini akan mempercepat waktu penerimaan pembayaran tagihan Pertamina Lubricants dari outlet yang melakukan pembayaran ke distributor, serta meningkatkan penjualan produk Lubricants sampai end user. Menurut Agus, percepatan ini akan menjadikan pengelolaan arus kas Pertamina Lubricants lebih efisien.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement