Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Sudin KPK: Pedagang Daging Sapi Ada di Pasar Pecah Kulit

Kamis 21 Jan 2021 10:40 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Penjual daging sapi di PD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (20/1), bersantai karena ikut aksi mogok berjualan selama tiga hari, karena harga daging meroket mencapai Rp 125 ribu per kilogram.

Penjual daging sapi di PD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (20/1), bersantai karena ikut aksi mogok berjualan selama tiga hari, karena harga daging meroket mencapai Rp 125 ribu per kilogram.

Foto: Republika/Febryan A
Dari tujuh pedagang daging sapi di Pasar Pecah Kulit, ada empat pedagang yang aktif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil pemantauan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat masih menemukan pedagang daging sapi yang berjualan di wilayah tersebut yakni di Pasar Pecah Kulit. Sedangkan pasar tradisional di luar Pasar Pecah Kulit tidak menemukan satupun pedagang daging sapi yang berjualan.

“Ada satu pasar tradisional di Pasar Pecah, Kulit Kecamatan Tamansari, dari tujuh pedagang ada empat yang aktif,” ujar Kasudin KPKP Jakarta Barat Iwan Indriyanto.

Iwan mengatakan keempat pedagang tersebut mau tidak mau menjual harga daging sapi yang relatif lebih tinggi sekitar Rp 130 ribu per kilogram. Sementara itu, aksi mogok massal para pedagang menurut info yang didapatkannya, direncanakan selesai pada 22 Januari 2021.

Sehingga, pihaknya bersama Dinas KPKP DKI Jakarta berencana bertemu dengan asosiasi pedagang daging sapi di Jakarta untuk menanggapi permasalahan mereka. Sembari menunggu, Iwan mengatakan pihaknya akan menyelenggarakan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat menjangkau produk daging sapi beku.

“Untuk saat ini daging beku yang mudah di akses, baik secara online maupun offline dari Toko Tani Indonesia,” ujar Iwan.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa para pedagang daging sapi di Jabodetabek akan melakukan aksi mogok selama tiga hari. Kabar ini mengacu pada surat edaran Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) bernomor 08/A/DPD-APDI/I/2021.

Rencana ini dipicu tingginya harga daging sapi di pasaran sejak awal 2021. Selama beberapa hari terakhir, harga daging sapi murni mencapai Rp 120 ribu per kilogram (kg), padahal biasanya berkisar pada Rp 110 ribu hingga Rp 114 ribu per kg.

Sementara harga daging sapi bagian paha belakang mencapai Rp 126 ribu per kg selama beberapa hari terakhir, padahal harga biasanya mencapai lebih dari Rp 100 ribu per kg.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA