Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

DPR Terapkan Prokes Ketat Saat Uji Kelayakan Calon Kapolri

Selasa 19 Jan 2021 21:23 WIB

Red: Bayu Hermawan

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menunjukkan makalah milik calon kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (19/1).

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menunjukkan makalah milik calon kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (19/1).

Foto: Republika/nawir arsyad akbar
Komisi III DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri ada Rabu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengatakan Komisi III DPR akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 secara ketat saat uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri pada Rabu (20/1) besok. Salah satunya adalah dengan membatasi kehadiran fisik dalam ruang rapat.

"Karena ini masih masa pandemi Covid-19 sehingga kami tetapkan juga protokol kesehatan. Masing-masing fraksi yang hadir fisik diwakili dua orang, selebihnya mengikuti secara virtual," kata Arsul di Jakarta, Selasa (19/1).

Arsul mengatakan staf calon Kapolri yang hadir juga dibatasi kehadirannya dalam ruang rapat yaitu tidak boleh lebih dari 9 orang. Jumlah itu, menurutnya masih dalam batasan prokes Covid-19 yang memang dimungkinkan dalam sebuah pertemuan.

Baca Juga

Arsul melanjutkan, biasanya Komisi III DPR langsung mendengarkan pendapat fraksi-fraksi usai menggelar uji kelayakan, apakah menerima atau tidak sosok calon Kapolri yang diajukan Presiden. "Kita lihat besok, apakah langsung dilanjutkan dengan pandangan fraksi-fraksi. Misalnya pandangannya menerima maka langsung diteruskan kepada Pimpinan DPR untuk diagendakan dalam Rapat Paripurna DPR," ujarnya.

Arsul memastikan uji kelayakan calon Kapolri berlangsung terbuka sehingga bisa disaksikan secara langsung oleh masyarakat, namun jumlah orang yang hadir memang dibatasi karena kondisi masih pandemi Covid-19. Menurut dia, pembatasan kehadiran itu juga berlaku bagi kalangan jurnalis yang akan meliput sehingga disarankan untuk mengikuti jalannya uji kelayakan melalui siaran langsung dari TV Parlemen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA