Selasa 19 Jan 2021 19:26 WIB

Bekasi Coba Tambah Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19

Dua fasilitas isolasi terpusat Kabupaten Bekasi sudah penuh.

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Indira Rezkisari
Ilustrasi Covid-19. Dua fasilitas isolasi terpusat yakni di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang dan Wisma Ki Hajar Dewantara Jababeka di Kabupaten Bekasi sudah terisi penuh.
Foto: Pixabay
Ilustrasi Covid-19. Dua fasilitas isolasi terpusat yakni di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang dan Wisma Ki Hajar Dewantara Jababeka di Kabupaten Bekasi sudah terisi penuh.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pemerintah Kabupaten Bekasi berupaya untuk menambah kapasitas fasilitas isolasi pasien Covid-19 di wilayahnya. Penambahan dilakukan karena fasilitas isolasi yang ada saat ini sudah penuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, menuturkan, dua fasilitas isolasi terpusat yakni di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang dan Wisma Ki Hajar Dewantara Jababeka sudah terisi penuh. "Iya ruang isolasi terpusat di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang dan Wisma Ki Hajar Dewantara Jababeka sudah terisi penuh," kata Sri kepada wartawan, Selasa (19/1).

Baca Juga

Kapasitas fasilitas isolasi di Kabupaten Bekasi ada 105 kasur. Jumlah ini terbagi dari 55 kasur di Bapelkes dan 50 kasur di Wisma Ki Hajar Dewantara Jababeka.

Adapun, total ruang ICU rujukan Covid-19 ada 78 yang tersebar di 49 rumah sakit. Sebanyak 53 di antaranya sudah terisi pasien.

"Jadi masih ada 25 ruang ICU dari 78 keteresediaan ruang ICU di 49 rumah sakit rujukan Covid-19," kata Enny.

Secara total, jumlah fasilitas isolasi di Kabupaten Bekasi berjumlah 823 kasur. Namun, yang saat ini sudah terisi 682 kasur.

Total kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Bekasi 11.703 orang pada Selasa, 19 Januari 2021. Dengan jumlah penambahan kasus positif sebanyak 163 orang, pasien sembuh 218 dan angka kematian ada pemambahan 7 orang dari 191 menjadi 198.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement