Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Sinovac Bela Kemanjuran Vaksinnya

Selasa 19 Jan 2021 18:32 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Vaksinator memperlihatkan vaksin COVID-19 Sinovac

Foto:
Vaksin lebih efektif jika terdapat jeda lebih lama antara suntikan pertama dan kedua

Hal itu memicu kekhawatiran tentang apakah CoronaVac, yang telah disetujui penggunaannya di sejumlah negara, ampuh mencegah atau menangkal Covid-19. Uji coba di Indonesia dan Turki menunjukkan tingkat kemanjuran mulai dari 65 persen hingga lebih dari 90 persen. 

Namun, sebagian besar dianggap tak meyakinkan karena peserta yang terlibat dalam uji klinis tahap ketiga, termasuk jumlah kasus Covid-19 di negara terkait, lebih kecil dan sedikit. Dalam keterangannya Sinovac mengatakan uji klinis tahap akhir CoronaVac yang terbesar dilakukan di Brasil. Peserta atau sukarelawan yang terlibat adalah pekerja medis yang merawat pasien Covid-19. 

Mereka dipilih dan dilibatkan karena menghadapi paparan yang lebih tinggi terhadap patogen sangat menular. Tingkat kemanjuran dua dosis CoronaVac meningkat saat diberikan dengan jeda tiga pekan. 

Suntikan eksperimental setidaknya harus 50 persen efektif dalam mencegah Covid-19 sebelum disetujui untuk penggunaan umum. Terlepas dari inkonsistensi dalam tingkat kemanjuran yang diumumkan secara publik CoronaVac terus disetujui untuk digunakan. Brasil adalah negara terbaru yang menyetujuinya pada Ahad (17/1) lalu. 

Chile, Filipina, Thailand, Hong Kong, dan Singapura memiliki kesepakatan pembelian CoronaVac. Regulator di Filipina dan Hong Kong telah meminta data lebih lengkap sebelum menerima paket vaksin. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA