Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Masa Depan Bocah Sebatang Kara Aisyah Mulai Terang 

Selasa 19 Jan 2021 15:21 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Agus Yulianto

Aisyah Allisa (10 tahun), anak yang menjadi sebatang kara setelah ibunya meninggal dunia akibat Covid-19, saat ditemui di Rumah Lawan Covid-19.

Foto:
Aisyah ternyata memiliki seorang kakak kandung yang tinggal di Kedoya, Jakarta Barat.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Aisyah yang saat ini berada di Rumah Lawan Covid (RLC) setelah dinyatakan terpapar Covid-19 mengungkapkan, dirinya memang memiliki kakak kandung bernama Alma. Bahkan, dia mengaku, sudah mengenal Alma sejak kecil karena pernah hidup bersama. Sehingga, setelah sembuh dari Covid-19, nantinya dia ingin tinggal lagi bersama kakak kandungnya tersebut.

“Pengennya sih (setelah sembuh tinggal) sama kakak. Kakak kandung. Iya (namanya Alma). Sudah (pernah ketemu). Sudah lama sih waktu aku masih kecil. Waktu umur dua tahunan kali. Iya (pernah tinggal sama Kak Alma sejak kecil),” tutur Aisyah kepada Republika.

Aisyah mengungkapkan, dirinya memang tinggal hanya berdua bersama dengan ibunya di Tangsel. Sementara, ayahnya sudah meninggal dunia. Dia juga menyampaikan, kakaknya, Alma, selama ini tinggal di Kedoya, Jakarta Barat, bersama keluarganya atau keluarga tiri Aisyah.

Selain memiliki kakak, dia mengaku, memiliki saudara di Bangka Belitung. “Enggak ada (keluarga di Tangsel). Paling adanya di Jakarta sama di Bangka Belitung. Eyang tiri (yang di Kedoya, Jakarta Barat).

Terkait kondisinya saat ini, Aisyah mengatakan, dirinya dalam kondisi baik-baik saja. Siswa kelas 4 SDN Serua 4 tersebut mengaku tidak mengalami keluhan sakit fisik. Secara psikologis, dia juga mengatakan, dalam kondisi baik. Diketahui, dia mendapati pendampingan psikologis dua kali dalam sepekan, yakni hari Senin dan Kamis. 

 

Adapun, aktivitas yang dilakukan di RLC notabene berupa kegiatan olahraga, mulai dari senam hingga bermain badminton. “Banyak aktivitas di sini. Jadi bisa hepi lagi. Ada 12 teman (dalam satu ruangan) dan (ditemani juga) sama kakak-kakak. Ada dokter-dokternya juga,” tutur dia. Secara umum, dia mengaku, kondisinya di RLC nyaman dan aman. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA