Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Soal Banjir Kalsel, Walhi Pernah Ingatkan Pemerintah

Selasa 19 Jan 2021 15:25 WIB

Rep: Muhammad Rizki Triyana/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Warga melintasi banjir yang menggenangi kawasan padat penduduk di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
EMBED
Walhi mengatakan Kalsel berada dalam posisi darurat ruang dan bencana ekologis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Selatan Kisworo Dwi Cahyono mengatakan, banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan banjir  terparah dalam catatan sejarah. Bencana banjir serupa, menurutnya, juga pernah terjadi di tahun 2006.

Ia menjelaskan, Walhi telah mengingatkan kepada pemerintah bahwa Kalsel dalam posisi darurat ruang dan bencana ekologis.

Kisworo mengatakan dari total luas wilayah Kalsel, 3,7 juta hektar, hampir 50 persen daerah tersebut dibebani oleh izin pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

Guna menanggulangi banjir yang terjadi, ia meminta pemerintah segera mengambil tindakan status tanggap darurat bencana. Ia meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan kondisi alam di Kalsel.

 

 

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA