Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Pertamina Diminta Operasikan Blok Migas tak Ekonomis

Selasa 19 Jan 2021 06:55 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

Ladang migas

Ladang migas

Pertamina mempertimbangkan untuk mengembalikan sebagian blok migas ke pemerintah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tetap meminta Pertamina untuk bisa mengoperasikan lapangan migas yang masih berlangsung kontraknya meski tak lagi ekonomis. Pemerintah membuka ruang diskusi mengenai persoalan ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji menjelaskan memang Pertamina melaporkan ada lapangan yang masuk dalam kluster undevelopment field. Hanya saja, lapangan tersebut terbagi atas dua jenis. Pertama, lapangan yang sudah habis kontrak dan lapangan yang sebenarnya masih kewajiban Pertamina untuk mengembangkan.

"Kalau lapangan itu sudah tidak dikembangkan Pertamina dan waktunya dikembalikan ke pemrinath itu sudah menjadi hak pemerintah. Kedua, kalau memang masih masa kontrak tapi gak dikembangkan, maka lapangan itu perlu dikembangkan oleh Pertamina," ujar Tutuka di Kementerian ESDM, Senin (18/1).

Baca Juga

Menurut Tutuka lapangan yang masih berkontrak tersebut bukan berarti tak bisa diproduksi. Sebab, cadangan yang ada selama ini sudah terbukti. Hanya saja ia tak menampik secara keekonomian proyek mungkin saja lebih mahal.

"Kami menawarkan pertama, kordinasi permasalahan apa teknis dan keekonomian yang dihadapi dan kiranya bagaimana untuk mengoperasikan kembali yang sebetulnya sudah proven kan. Misalnya, meninjau kembali biayanya berapa," ujar Tutuka.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA