Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

BMH-Sahabat Al-Aqsha Salurkan 1 Ton Beras di Sulbar

Selasa 19 Jan 2021 06:26 WIB

Red: Irwan Kelana

BMH bersama Sahabat Al-Aqsha menyalurkan 1 ton beras kepada para pengungsi gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

BMH bersama Sahabat Al-Aqsha menyalurkan 1 ton beras kepada para pengungsi gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Foto: Dok BMH
Penyaluran beras ini dilakukan di beberapa titik kumpul pengungsi.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- BMH bekerja sama dengan Sahabat Al Aqsha membagikan 1 ton beras untuk warga terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (18/1).

Penyaluran beras ini dilakukan secara cepat sebagai wujud sigap menyediakan kebutuhan warga terdampak yang mengeluhkan kurangnya bahan makanan pokok di banyak titik pengungsian.

Saat ini, di Kabupaten Mamuju dan Majene -khususnya di Kecamatan Malunda-, akses terhadap bahan makanan pokok masih sangat sulit di dapatkan.

“Toko-toko sembako sebagian besar masih tutup," ungkap Koordinator Lapangan Peduli Bencana BMH Syamsuddin melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (19/1).

photo
Penyaluran beras bantuan BMH dan Sahabat Al-Aqsha dilakukan di beberapa titik kumpul pengungsi di Mamuju dan Majene. (Foto: Dok BMH)
Penyaluran 1 ton beras dari BMH dan Sahabat Al Aqsha ini dilakukan di beberapa titik kumpul pengungsi melalui penguatan layanan dapur-dapur umum yang ada.

"Alhamdulillah sudah ada tiga  dapur umum di Mamuju, dan dua  dapur umum di Kecamatan Malunda – Majene," tambahnya.

Penguatan layanan di dapur umum saat ini dianggap penting. Sebab, sebagian besar pengungsi masih menempati tenda secara berkelompok. Masih terkendala jika harus menyiapkan kebutuhan makan masing-masing keluarga secara mandiri.

"Terlebih di daerah Malunda (Majene) yang mayoritas lokasi pengungsian warganya berada di dataran tinggi," jelas Syamsuddin.

Penyaluran beras dan bahan makanan pokok lainnya telah ditetapkan penjadwalannya, mengingat luasnya daerah yang terdampak.

"Upaya ini telah ditetapkan jadwalnya untuk tempat dan titik lainnya, karena masih banyak warga terdampak yang perlu dibantu," tutupnya.*

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA