Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

XL Lakukan Antisipasi di Area Rawan Bencana di Jabar

Selasa 19 Jan 2021 06:03 WIB

Rep: Arie Lukihardianti / Red: Agus Yulianto

Tim XL Axiata menyerahkan secara langsung bantuan tanggap darurat tersebut di Posko Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Tim XL Axiata menyerahkan secara langsung bantuan tanggap darurat tersebut di Posko Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Foto: Istimewa
Tim XL Axiata memastikan tidak ada jaringan XL Axiata yang rusak

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyalurkan bantuan untuk meringankan warga korban tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat. Untuk penyaluran bantuan, tim XL Axiata bekerja sama dengan aparat setempat untuk memastikan proses distribusinya sampai ke warga yang membutuhkan. 

Tim XL Axiata menyerahkan secara langsung bantuan tanggap darurat tersebut di Posko Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Menurut Group Head Central Region XL Axiata, Rd Sofia Purbayanti, langkah-langkah antisipasi telah dijalankan oleh tim teknis XL Axiata untuk menghadapi berbagai kemungkinan terjadinya bencana alam di sejumlah area  rawan bencana sejak mulai meningkatnya curah hujan di berbagai wilayah di Jabar.

Hal tersebut perlu dilakukan, kata dia, untuk memastikan kondisi infrastruktur jaringan, juga guna menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terlanda bencana. Manajemen XL Axiata telah menjalin kerja sama dengan aparat terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) di sejumlah daerah.

“Sebagai bagian dari masyarakat Sumedang, kami Keluarga Besar XL Axiata ikut prihatin dengan bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung ini. Kami menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam kepada sejumlah warga yang menjadi korban meninggal. Selanjutnya, bantuan ini kami tujukan untuk ikut memperingan beban warga lainnya yang ikut terdampak," paparnya.

Sofia menambahkan, tim XL Axiata telah memastikan tidak ada jaringan XL Axiata di lokasi bencana yang rusak. Karena itu bencana alam ini tidak mengganggu operasional layanan XL Axiata. Dengan demikian, tim XL Axiata di Sumedang bisa lebih berfokus untuk ikut menyalurkan bantuan.  

Bencana tanah longsor di Sumedang terjadi pada Sabtu, 9 Januari 2021. Berdasarkan data resmi dari tim evakuasi, hingga saat ini terhitung telah ditemukan 24 korban meninggal dan 16 orang lainnya masih dalam pencarian. Sementara itu sekitar 200 KK diungsikan ke tempat aman untuk menghindari kemungkinan terjadinya longsor susulan di tengah musim penghujan ini.

Proses evakuasi masih akan terus dilaksanakan di beberapa titik seperti area yang menggelar pesta pernikahan, lapangan voli, dan sekitar Kawasan Masjid An-nur. Tingginya curah hujan saat ini menyebabkan proses pencarian korban terhalang membutuhkan waktu yang lebih lama.

Pada waktu yang bersamaan, XL Axiata juga kembali menyalurkan bantuan untuk warga pengungsi yang menghindari erupsi Gunung Merapi di sejumlah titik penampungan yang tersebar di Kabupaten Sleman, Magelang, Klaten, dan Boyolali. Pekan ini, bantuan diserahkan oleh tim XL Axiata untuk warga yang mengungsi di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Bantuan terdiri dari APD dan obat-obatan ringan. Bantuan yang sama juga turut disalurkan di posko penampungan yang terletak di Klaten, Magelang, dan Sleman.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA