Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Dinkes Sulbar Pastikan Vaksin Covid di Gudang Farmasi Aman

Senin 18 Jan 2021 22:50 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Seorang dokter bersiap menyuntikan vaksin Covid-19 ke tenaga kesehatan (ilustrasi)

Seorang dokter bersiap menyuntikan vaksin Covid-19 ke tenaga kesehatan (ilustrasi)

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Dinkes Sulbar mendapat jatah vaksin Covid-19 sebanyak 10.960 unit

REPUBLIKA.CO.ID,  MAKASSAR -- Dinas Kesehatan Sulawesi Barat memastikan vaksin Covid-19 yang disimpan di gudang farmasi milik Pemerintah Provinsi Sulbar dalam kondisi aman. "Vaksin untuk Kota Majene dan gudang farmasi aman," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Barat dr Alief Satria melalui sambungan telefon dari Makassar, Senin (18/1).

Menurut dr Alief, meski vaksin Majene cukup aman, pihaknya juga masih belum bisa melaksanakan vaksinasi hingga kondisi Sulawesi Barat kembali normal usai diguncang gempa 6,2 SR pada Jumat, 15 Januari 2021. "Majene vaksinnya aman tetapi juga belum bisa berjalan sehingga kita mundur mungkin hingga satu minggu ini. Tetapi itu tidak ada masalah, kita akan terus laporkan ke kementerian," urai dr Alief.

Dinkes Sulbar mendapat jatah vaksin Covid-19 sebanyak 10.960 unit dan baru terdistribusi di dua kabupaten yakni Kota Majene dan Kabupaten Mamuju. Hanya saja, lanjut dr Alief, tidak demikian dengan kondisi vaksin yang telah didistribusi ke Kabupaten Mamuju. Oleh karena itu, Dinkes Sulsel telah melaporkan hal tersebut ke pihak Kementerian Kesehatan.

Baca Juga

Sementara pihak Kementerian Kesehatan, juga telah menyatakan akan mem-back up kembali pengadaan vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Mamuju, sebab gempa bumi yang terjadi di Sulbar tidak pernah diperkirakan sebelumnya.

"Untuk Mamuju kita perlu liat lagi, tapi kita sudah laporkan ke pusat bahwa potensi vaksin untuk Mamuju bisa bermasalah. Sembari menunggu vaksinator kembali bertugas," ujarnya.

Rencananya, vaksinasi di Sulbar akan dilakukan pada 15 Januari lalu. Jadwal ini mundur sehari dari pelaksanaan vaksinasi secara nasional karena adanya rapat pimpinan untuk provinsi Sulbar.

Sementara gempa telah mengguncang Majene, Sulbar sejak 14 Januari pada siang hari dengan kekuatan tektonik 5,2 SR. Selanjutnya getaran dahsyat lebih besar kembali dirasakan warga Majene dan Mamuju Sulbar Jumat dini hari (15/01), maknitudo 6,2 SR. "Setelah kejadian itu, vaksinator tidak ada. Mereka hilang semua," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA