Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Jenis Sayuran yang Bisa Pangkas Risiko Sakit Jantung

Selasa 19 Jan 2021 06:55 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nora Azizah

Konsumsi sayuran bisa bantu turunkan risiko penumpukan plak penyebab sakit jantung (Foto: ilustrasi)

Konsumsi sayuran bisa bantu turunkan risiko penumpukan plak penyebab sakit jantung (Foto: ilustrasi)

Foto: picpedia.org
Konsumsi sayuran bisa bantu turunkan risiko penumpukan plak penyebab sakit jantung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada beragam faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung seseorang. Salah satu yang cukup berpengaruh dan dapat dimodifikasi adalah pola makan atau diet.

Banyak peneliti dan juga dokter yang mengungkapkan bahwa diet sehat dapat mengendalikan risiko penyakit jantung. Selain itu, asupan yang sehat juga turut membantu mengurangi dampak buruk dari penyakit itu bila terkena.

Konsumsi sayuran selingan (cruciferous vegetable) dapat membantu menurunkan risiko terjadinya penumpukan plak kalsifikasi. Plak kalsifikasi merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit jantung dan komplikasinya.

Penuaan dan pola makan yang buruk merupakan beberapa faktir yang daat memicu terjadinya penumpukan plak di arteri. Plak ini dapat mengandung banyak kalsium sehingga bisa mengeras di dinding arteri. Plak yang mengeras ini tak hanya mempersempit atau bahkan menutup arteri tetapi juga menyebabkan masalah kesehatan seperti serangan jantung dan strok.

Menurut studi dalam British Journal of Nutrition, konsumsi sayuran silangan dalam keseharian dapat menurunkan risiko penumpukan plak kalsifikasi hingga 46 persen. Manfaat ini bahkan bisa dirasakan meski porsi sayuran silangan yang dikonsumsi sehari-hari tidak banyak. Terbukti di dalam studi, partisipan yang hanya mengonsumsi seperempat cangkir brokoli atau setengah kubis mentah per hari juga menunjukkan perbaikan risiko plak kalsifikasi.

Seperti dilansir Woman's World, Senin (18/1), sayuran silangan merupakan sekelompok jenis sayuran dari genus yang sama bernama Brassica. Beberapa contoh sayuran silangan adalah brussels sprouts, arugula, brokoli, kembang kol, kubis, kale, lobak, dan selada air.

Peneliti masih mencoba memahami mengapa sayuran silangan dapat memberi manfaat bagi kesehatan jantung. Akan tetapi, peneliti meyakini kandungan vitamin K yang tinggi dalam sayuran silangan turut berperan. Kandungan vitamin K ini dikatakan dapat mengatur penggumpalan darah sehingga bisa membantu mencegah penumpukan plak di pembuluh darah.

Selain bermanfaat bagi kesehatan jantung, sayuran silangan juga memiliki manfaat kesehatan lain. Beberapa di antaranya adalah dapat melawan inflamasi dan menurunkan risiko kanker.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA