Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Melahirkan dengan Berjongkok Disebut Minimalkan Trauma

Selasa 19 Jan 2021 01:55 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Ibu baru melahirkan. Ilustrasi.

Ibu baru melahirkan. Ilustrasi.

Foto: frontpagemag.com
Melahirkan dengan setengah jongkok diklaim sebagai teknik melahirkan tanpa sakit

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL - Klinik bersalin Rumah Sehat Alisa di Desa Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengenalkan metode persalinan pengobatan akhir zaman (PAZ) ala Maryam. Teknik ini diklaim sebagai teknik melahirkan tanpa menyisakan rasa sakit atau minim trauma.

"Kelebihan metode persalinan PAZ ini selain mempercepat pembukaan, meminimalkan trauma, juga meminimalkan sobekan (usai persalinan), bahkan nyaris tidak ada," kata Pengelola Rumah Sehat Alisa Bantul Sri Sulistyowati saat pengenalan metode persalinan PAZ Maryam di Bantul, Senin.

Menurut dia, metode persalinan ala Maryam ini mengambil inspirasi kisah di dalam kitab Suci Al Quran dalam Surat Maryam ayat 22 sampai 26. Maryam atas kuasa Allah SWT saat itu hamil tanpa ada suami. Ia kemudian diolok-olok dan dijauhi orang-orang di sekitarnya.

Kemudian Allah SWT memberi petunjuk melalui Malaikat Jibril agar saat melahirkan, Maryam lari ke padang pasir dan disuruh menggoyang pohon kurma hingga buahnya jatuh. Beberapa waktu kemudian Maryam dapat melahirkan Isa (Nabi Isa AS) dengan mudah dan selamat.

"Ayat itu dikaji oleh ustadz Haris hingga terciptalah metode PAZ Maryam ini. Caranya adalah dengan posisi setengah jongkok seolah menarik pohon berulang kali. Ternyata saat kontraksi tidak terlalu sakit, tidak nyeri. Kita amalkan ajaran itu. Apalagi metode ini membantu persalinan tanpa obat kimia," katanya.

Guna mendukung metode ini, di ruang persalinan klinik bersalin dipasang besi untuk berpegangan dan lukisan pohon kurma yang di bawahnya ada kolam. Ibu hamil bisa melakukan gerakan berdiri berpegangan besi yang diibaratkan pohon kurma seolah menariknya berulang kali.

"Telah terbukti gerakan ini membantu mengencangkan tulang belakang tapi perut tetap rileks dan tidak sakit. Barulah kemudian bayi akan lahir dan posisi ibu paling nyaman adalah berdiri," ujar Sri.

Guna melengkapi layanan, usai melahirkan ibu akan diberi perawatan seperti facial, pijat, dan creambath sehingga merasa segar dan bugar. Selain itu juga ada perawatan nifas hingga perawatan tali pusar, juga spa dan pijat bayi.

Sri mengatakan para tenaga kesehatan di Rumah Sehat Alisa juga telah mengikuti pelatihan dengan Komunitas Mamalia D’Maryam Holisticare. Menurutnya metode PAZ Maryam telah mengantongi izin pemerintah sejak November 2020. Saat ini sudah lebih dari 30 ibu melahirkan dengan metode tersebut.

"Jadi jangan trauma ketika pernah mengalami melahirkan yang sulit. Kita tangani Insya Allah lebih tenang saat melahirkan. Bahkan yang awalnya (operasi) sesar, tetap bisa melahirkan normal untuk selanjutnya. Kita juga membuka program hamil (promil) bagi pasangan yang lama belum mendapat kerurunan," terang Sri.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA