Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Bermain Petak Umpet dengan Covid-19

Senin 18 Jan 2021 17:39 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Ilustrasi Covid-19

Foto:
Hanya yang mau beradaptasi saja yang akan selamat.

Kita tahu virus selalu bermutasi, tetapi kita belum bisa memprediksikan arah mutasi serta berbagai konsekuensi yang ditimbulkannya. Seberapa jauh bahaya yang ditimbulkan oleh varian baru virus corona hanya bisa kita ketahui setelah ada orang yang terjangkiti. 

Begitu pula dengan vaksin. Vaksin hanya bisa dibuat bila sudah ada kasus penyakit.

Konsekuensinya adalah vaksin yang rencananya akan diedarkan ke masyarakat belum bisa dibuktikan secara empiris ilmiah sanggup mencegah penyebaran virus korona jenis baru yang berasal dari Inggris. Vaksin yang akan diedarkan dalam jangka dekat ini hanya terbukti secara klinis efektif bagi virus corona yang sudah menyebar di Indonesia saat ini.

Tentunya sangatlah wajar kalau masyarakat awam seperti saya sangat menginginkan untuk segera mengetahui apakah vaksin yang siap edar ini mampu menangkal semua varian virus corona. Kalau Anda menanyakan itu kepada seorang virolog yang jujur dan andal pasti jawabannya adalah belum tahu sampai ada uji klinis yang baru.

Jawaban yang pasti baru akan kita peroleh setelah ada bukti-bukti empiris yang dikumpulkan oleh para ilmuwan. Harap dicatat, jangan tanya masalah ini kepada ahli survei, politisi ataupun ekonom, termasuk saya.

Karena jawaban yang pasti belum bisa kita peroleh dalam jangka dekat ini, hanya dua hal yang bisa kita lakukan. Pertama adalah kita secara sadar mengikuti program vaksinasi yang akan segera dilakukan oleh pemerintah.

Setidaknya vaksin ini secara klinis sudah terbukti efektif terhadap strain virus corona yang sudah menyebar selama hampir setahun ini. Perdebatan mengenai tingkat efektivitasnya akan selalu menjadi kontroversi. Maklum, ini merupakan sebuah panggung besar dan berbagai kepentingan sedang bertikai.  

Kedua, sambil menunggu vaksin dan hasil uji klinis terhadap jenis virus corona yang baru, maka kita tidak boleh lepas dari protokol kesehatan. Bahkan nantinya protokol ini harus senantiasa ditaati walaupun kita semua sudah divaksin.

Jangan heran bila nanti akan ada PSBB lagi kalau seandainya vaksin tak mampu menangkal virus hasil mutasi yang baru.

Jangan salahkan ahli vaksin dan para dokter. Sampai saat ini ilmu pengetahuan belum bisa mendahului alam. Perubahan ilmu pengetahuan selalu mengikuti perubahan alam.

Yang perlu kita sadari bersama bahwa segenap lapisan masyarakat perlu beradaptasi dengan perkembangan virus. Corona akan selalu bermutasi dan selalu berada di sekitar kita.

Kita harus pandai-pandai bermain petak umpet dengan corona. Dan hukum alam adalah sebuah kepastian: hanya yang mau beradaptasi saja yang akan selamat. Yang susah move-on akan selalu menjadi korban. Itulah kenyataan hidup yang akan kita hadapi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA