Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Cegah Kerumunan, Warga Depok Diminta Manfaatkan Pasar Online

Senin 18 Jan 2021 17:05 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Gita Amanda

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area Pasar Cisalak, Depok, Jawa Barat, (ilustrasi). Pemkot Depok meminta masyarakat memanfaatkan pasar online untuk menghindari kerumuman demi mencegah penularan Covid-19.

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area Pasar Cisalak, Depok, Jawa Barat, (ilustrasi). Pemkot Depok meminta masyarakat memanfaatkan pasar online untuk menghindari kerumuman demi mencegah penularan Covid-19.

Foto: Prayogi/Republika
Saat ini terdapat lima pasar tradisional yang telah menerapkan belanja online.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi belanja online yang sudah dimiliki oleh sejumlah pasar tradisional. Aplikasi ini disediakan untuk memudahkan proses transaksi jual beli di masa pandemi Covid-19.

Selain itu juga untuk mencegah kerumunan yang berpontensi terjadinya penularan Covid-19," kata Idris saat Inspeksi Mendadak (Sidak) Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pasar Sukatani, Senin (18/1).

Ia mengutarakan, masih banyak warga yang belum akrab menggunaan aplikasi online untuk pelayanan pasar. "Padahal pelayanan online di pasar-pasar milik Pemerintah Kota (Pemkot) sudah disiapkan," terang Idris.

Menurut Idris, saat ini terdapat lima pasar tradisional yang telah menerapkan belanja online. Yaitu Pasar Cisalak, Pasar Sukatani, Pasar Tugu, Pasar Agung, dan Pasar Kemiri. "Sosialisasi akan terus dimaksimalkan agar masyarakat mau belanja secara daring," ungkapnya.

Ia berharap, program tersebut dapat efektif meningkatkan pendapatan pedagang, serta memudahkan masyarakat dalam berbelanja. Terutama di masa pandemi Covid-19. "Kami berharap omzet pedagang tetap meningkat dan program ini menjadi solusi masyarakat untuk tetap terpenuhi kebutuhan pokoknya walau di rumah saja," harap Idris.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA