Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Nelayan Cilacap Hadapi Masa Paceklik

Selasa 19 Jan 2021 02:37 WIB

Red: Nidia Zuraya

Sejumlah nelayan menyalakan mesin kapal yang telah dikonversi menggunakan bahan bakar elpiji di Dermaga Rakyat Kelurahan Tritih Wetan, Cilacap Utara, Cilacap, Jateng, Rabu (19/10).

Sejumlah nelayan menyalakan mesin kapal yang telah dikonversi menggunakan bahan bakar elpiji di Dermaga Rakyat Kelurahan Tritih Wetan, Cilacap Utara, Cilacap, Jateng, Rabu (19/10).

Foto: Antara/Idhad Zakaria
Nelayan diimbau berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan gelombang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Nelayan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menghadapi masa panceklik seiring datangnya musim angin baratan di perairan selatan setempat dan Samudra Hindia selatan Pulau Jawa. "Begitu angin di selatan Jawa murni baratan, nelayan menghadapi masa paila (paceklik)," kata Ketua Kelompok Nelayan Pandanarang Tarmuji di Cilacap, Senin (18/1).

Menurut dia, musim angin baratan di Samudra Hindia selatan Jawa khususnya wilayah perairan selatan Kabupaten Cilacap sudah berlangsung sekitar satu pekan. Ia mengatakan kondisi tersebut mengakibatkan gelombang di perairan selatan Kabupaten Cilacap menjadi tinggi.

Oleh karena itu, kata dia, nelayan di Kabupaten Cilacap khususnya Pantai Teluk Penyu tidak berani melaut. "Sebelum musim angin baratan datang, nelayan yang melaut pun sulit mendapatkan ikan karena saat itu juga sering terjadi gelombang tinggi, apalagi sekarang," katanya.

Baca Juga

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA