Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Longsor Tutup Akses Jalan Majene-Mamuju Sulbar

Senin 18 Jan 2021 11:34 WIB

Red: Nora Azizah

Tanah longsor bercampur bebatuan menutupi jalan poros Majene-Mamuju, trans Sulawesi di Dusun Belalang, Desa Onang Utara, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (18/1) (Foto: ilustrasi)

Tanah longsor bercampur bebatuan menutupi jalan poros Majene-Mamuju, trans Sulawesi di Dusun Belalang, Desa Onang Utara, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (18/1) (Foto: ilustrasi)

Foto: Antara/Rahmad
Longsor diduga terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Sulbar beberapa hari.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Tanah longsor bercampur bebatuan menutupi jalan poros Majene-Mamuju, trans Sulawesi di Dusun Belalang, Desa Onang Utara, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (18/1). Dari laporan diterima, diduga tanah yang labil akibat di guyur hujan deras selama beberapa hari belakangan mengakibatkan tanah di atas tebing jatuh hingga menjadi longsor menutupi bahu jalan.

Longsoran material juga membawa batu besar menutup seluruh badan jalan raya Poros Kabupaten Majene menghubungkan ke Kabupaten Mamuju. Dampaknya, arus lalulintas jalan yang dilalui kendaraan terputus, bahkan kemacetan panjang tidak terhindarkan. Pengiriman distribusi logistik bantuan korban bencana gempa di Kota Mamuju pun ikut terhambat.

Komandan Kodim 1401/Majene, Letkol Infantri Yudi Rombe saat dikonfirmasi perihal kejadian tersebut mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Majene, dan Dinas Prasarana Umum setempat. Ia meminta agar segera menurunkan tim serta alat berat eskavator untuk membersihkan material tanah longsor karena menghambat akses jalan.

"Sudah saya hubungi tadi Pak Bupati Majene dan Dinas PU untuk segera menurunkan alat berat. Sekarang sudah mulai dibersihkan. Dipakai sistem buka tutup sementara agar arus kendaraan bisa jalan," ujar Yudi melalui sambungan telepon, Senin.

Tidak hanya itu, Dandim 1401 Majene juga menugaskan Danramil menurunkan Babinsa Koramil Sendana segera ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu proses pemindahan longsoran. Sebelumnya, akses jalan yang menghubungkan poros Majene - Mamuju dalam kondisi macet total.

Puluhan kendaraan tidak bisa melewati jalan itu, karena tertimbun longsoran tanah. Kejadian longsor diperkirakan subuh tadi pukul 05.22 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA