Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Teco Berharap Vaksinasi Jadi Jembatan Memulai Liga 1

Ahad 17 Jan 2021 20:55 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pelatih Bali United, Stefano

Pelatih Bali United, Stefano

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Kompetisi sepak bola di Indonesia itu sudah terhenti selama 10 bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Bali United Stefano "Teco" Cugurra berharap program vaksinasi yang telah berjalan di Indonesia dapat menjadi jembatan untuk memulai kembali Liga 1. Kompetisi sepak bola di Indonesia itu sudah terhenti selama 10 bulan.

"Semoga vaksin itu benar menjadi solusi buat masalah situasi saat ini. Mudah-mudahan bukan hanya untuk sepak bola, tapi untuk semua hidup masyarakat agar lebih aman," ujar Teco seperti dikutip dalam laman resmi klub dari Jakarta, Ahad (17/1).

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) tengah mengajukan permintaan vaksin untuk para pelaku industri sepak bola. Dengan begitu, ada harapan bisa mendapatkan vaksin lebih awal, meski pemerintah tak memasukkan pesepak bola sebagai prioritas penerima vaksin.

Kendati demikian, Teco menekankan agar vaksin yang diberikan ke masyarakat memang teruji kualitasnya. Ia menilai sebenarnya kompetisi bisa digelar asalkan seluruh pemangku kepentingan bisa menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti halnya liga-liga lain di Asia maupun Eropa.

"Tapi beberapa negara selain Indonesia, kompetisi sudah berjalan tanpa adanya vaksin. Mereka menerapkan protokol kesehatan yang bagus. Jika Indonesia bisa menerima vaksin yang bagus, tentu kompetisi bisa berjalan kembali dengan protokol kesehatan yang baik," kata Teco.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menyebut bahwa PSSI mengajukan permohonan vaksin Covid-19 kepada otoritas terkait untuk diberikan kepada para pelaku sepak bola Tanah Air. "Kalau yang saya tahu, Pak Ketua Umum PSSI sudah mengajukan permohonan vaksin," kata dia.

Menurut pensiunan Polri berpangkat inspektur jenderal itu, PSSI akan menyuntikkan vaksin kepada banyak pihak, mulai dari para personel tim nasional, match commisioner, serta semua yang terlibat di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA