Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Greysia Polii: Fokus, Kemudian Juara

Ahad 17 Jan 2021 17:09 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu (kiri) dan Greysia Polii.

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu (kiri) dan Greysia Polii.

Foto: Antara/Galih Pradipta
Gelar juara Thailand Open terbagi rata oleh lima negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Greysia Polii menyatakan ia datang ke turnamen Thailand Open 2021 dengan fokus tinggi. Ia bersyukur usahanya itu diganjar dengan gelar juara nomor ganda putri.

Pada partai final yang berlangsung Ahad (17/1) di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Greysia/Apriyani Rahayu mengalahkan wakil tuan rumah Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dengan skor 21-15, 21-12 dalam waktu 51 menit.

Pebulu tangkis asal Manado ini menyatakan, berterima kasih kepada Tuhan karena memiliki kesempatan untuk memenangkan kejuaraan di Thailand. "Kami datang dengan fokus, siap untuk pertandingan ini, dan ingin memberikan yang terbaik. Kami mengambil poin demi poin hari ini.  Ketika kami mengambil set pertama, kami mengatakan sisanya akan menyusul," ujar Gresyia.  

Greysia menambahkan, sejak putaran pertama, ia dan Apriyani hanya ingin menang. Akhirnya ganda putri Indonesia ini sampai di ujung dan memenangkan gelar. "Selama pandemi, kami tidak pernah berhenti berlatih.  Kami sangat menginginkan ini. Terima kasih Thailand untuk mengadakan turnamen ini," jelasnya.

Apriyani tak dapat komentar banyak dengan pencapaian spektakuler ini. "Kami tidak bisa berkata-kata," tutupnya.

Indonesia meraih satu gelar juara di turnamen ini dari dua wakil yang lolos ke final. Gelar juara terbagi rata oleh lima negara, yakni tunggal putri Carolina Marin (Spanyol), ganda putra: Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan), ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia), dan ganda sampuran Dechapol Puaparanukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand).

Nomor tunggal putra masih dimainkan antara Viktor Axelsen (Denmark) melawan Ng Ka Long Angus (Hongkong).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA