Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Warga Diingatkan Waspada dengan Cuaca Ekstrem

Sabtu 16 Jan 2021 18:43 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Awan hitam menggantung di langit pertanda cuaca sangat buruk.  (ilustrasi)

Awan hitam menggantung di langit pertanda cuaca sangat buruk. (ilustrasi)

Foto: Republika/Thoudy Badai
Curah hujan tinggi disertai angin kencang berpotensi menimbulkan bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Jules Abraham Abast mengingatkan kepada warga agar waspada dan selalu berhati-hati dengan cuaca ekstrem yang saat ini sedang melanda daerah itu. "Curah hujan tinggi disertai angin kencang berpotensi menimbulkan bencana, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan abrasi pantai. Kepada seluruh masyarakat kiranya selalu meningkatkan kewaspadaan dan tanggap bencana," katanya di Manado, Sabtu (16/1).

Ia mengatakan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana ini, pihak kepolisian juga siap setiap saat manakala dibutuhkan dalam proses evakuasi, bekerja sama dengan seluruh instansi terkait dan masyarakat. Sementara itu pada Sabtu pagi sekitar pukul 02.00 WITA, personel Samapta Polda Sulut melakukan evakuasi dua pohon yang tumbang di jalan Arie Lasut Kombos Manado.

Baca Juga

Dua pohon besar yang tumbang dalam waktu yang hampir bersamaan. Tepatnya di depan Percetakan Teratai Emas dan di depan Studio Memora FM, akibat hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kota Manado sejak Jumat (15/1) malam.

Mendapat laporan informasi dari masyarakat tentang adanya pohon tumbang, puluhan personel Samapta Polda Sulut langsung turun ke lokasi bersama dengan mobil crane dan peralatan evakuasi lainnya. Proses evakuasi berlangsung hingga Sabtu sekitar pukul 02.00 WITA, bersama dengan masyarakat sekitar.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA