Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Big Sam: Harus Mati-matian Menangkan Derby Black Country

Sabtu 16 Jan 2021 16:47 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Kepala Pelatih West Bromwich Albion Sam Allardyce bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara West Bromwich Albion dan Leeds United di stadion Hawthorns, West Bromwich, Inggris, Selasa, 29 Desember 2020.

Kepala Pelatih West Bromwich Albion Sam Allardyce bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara West Bromwich Albion dan Leeds United di stadion Hawthorns, West Bromwich, Inggris, Selasa, 29 Desember 2020.

Foto: AP/Shaun Botteril/Pool Getty
Sebagai penduduk lokal, derby Black Country sangat berarti bagi Big Sam.

REPUBLIKA.CO.ID, WOLVERHAMPTON -- Pelatih West Bromwich Albion (WBA) Sam Allardyce menyatakan, staf kepelatihan dan pemainnya akan berjuang mati-matian untuk mendapatkan tiga poin, saat menghadapi rival lokal, Wolverhampton Wanderes, Sabtu (16/1). Allardyce akan memimpin WBA ke Molineux, dalam dery Black Country pertama mereka selama hampir sembilan tahun.

Allardyce, yang tumbuh besar di Dudley, secara rutin menyaksikan 'bentrok' the Baggies dan Wolves saat masih remaja. Oleh marena itu ia sadar betapa pentingnya pertandingan ini. 

Ia sadar kemenangan di Molineux bukan hanya penting bagi semua orang di klub, tapi juga untuk mengangkat semangat suporter selama masa sulit saat ini.

''Saya orang lokal dan ini adalah derby Black Country. Ini hal luar biasa bertadingan lawan Wolves, Sabtu. Pemain kami tak sabar untuk menjalani pertanding dan mereka akan memberikan apapun yang mereka punya. Jelas kami akan mati-matian untuk mendapatkan kemenangan,'' ujar Allardyce, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (16/1).

Menurutnya, tidak ada hal yang lebih baik bagi pemainnya untuk tampil maksimal, dan menunjukan apa yang mereka bisa lakukan lawan lokal rival, dan mendapatkan kemenangan. Apalagi, fan belum mendapatkan peluang untuk bersorak musim ini, akibat pembatasan yang dilakukan pemerintah karena pandemi Covid-19.

''Menyedihkan tidak akan ada penonton. Pertandingan selalu punya perasaan dan atmosfer lebih baik saat kalian tahu kedua fan akan datang ke pertandingan,'' kata Allardyce.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA