Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Siapa Bilang WhatsApp Gratis? Ini Kata Kaspersky

Jumat 15 Jan 2021 20:53 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Kaspersky: Kesalahan Bila Publik Anggap WhatsApp Gratis (Foto: BBC)

Kaspersky: Kesalahan Bila Publik Anggap WhatsApp Gratis (Foto: BBC)

Peneliti Kaspersky ungkap kesalahan bila anggap WhatsApp aplikasi gratis.

Peneliti Senior Kaspersky, Anna Larkina mengungkap fakta bahwa tidak ada layanan yang sepenuhnya tidak berbayar. Ia menilai masyarakat awam mungkin menganggap WhatsApp adalah layanan pesan instan gratis. Akan tetapi, model bisnis untuk layanan gratis seperti itu akan dibayar dengan data pribadi pengguna.

"Media sosial, beberapa aplikasi pesan instan serta mesin pencari. Mereka semua menghasilkan uang dari iklan. Apabila semakin dipersonalisasi maka akan semakin baik," kata dia, Kamis, 14 Januari 2021.

Baca Juga: Kabar Baik dari Kebijakan Baru WhatsApp? Ini Kata Kaspersky

Faktanya, Facebook dan perusahaan sejenis lainnya telah memanfaatkan data pribadi pengguna selama beberapa tahun terakhir. Namun sebagian besar perusahaan, termasuk Facebook, seolah-olah bersikap transparan tentang kebijakan mereka.

Lalu, WhatsApp mengklaim tidak membaca percakapan pengguna karena menyertakan enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption), dan hanya menelusuri informasi teknis dan akun pengguna.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA