Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Tim Advokasi: Pembunuhan 6 Laskar FPI Pelanggaran HAM Berat

Jumat 15 Jan 2021 17:22 WIB

Rep: Bambang Noroyono / Red: Muhammad Subarkah

Dua komisioner Komnas HAM Choirul Anam (tengah) dan Beka Ulung Hapsara (kiri) memeriksa satu dari tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/12/2020). Setelah pemeriksaan terhadap tiga mobil yang digunakan saat kasus penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 tersebut, Komnas HAM akan menindaklanjuti hasil balistik, siapa saja yang menembak, dan cek darah dari anggota FPI.

Dua komisioner Komnas HAM Choirul Anam (tengah) dan Beka Ulung Hapsara (kiri) memeriksa satu dari tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/12/2020). Setelah pemeriksaan terhadap tiga mobil yang digunakan saat kasus penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 tersebut, Komnas HAM akan menindaklanjuti hasil balistik, siapa saja yang menembak, dan cek darah dari anggota FPI.

Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA
Substansi Pembunuhan 6 Laskar FPI adalah Pelanggaran HAM Berat

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Tim advokasi keluarga korban tragedi Tol Japek Km 50 menilai peristiwa penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat. Menurut tim advokasi tersebut, laporan dan hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), seharusnya tak mengabaikan fakta-fakta

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA