Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Novel Baswedan: Komjen Listyo Sigit Harus Reformasi Polri

Jumat 15 Jan 2021 14:17 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Ratna Puspita

Penyidik KPK Novel Baswedan

Penyidik KPK Novel Baswedan

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
'Banyak faksi di Polri yang sarat kepentingan dan saling menyandera,' kata Novel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, menaruh harapan besar kepada Komjen Listyo Sigit agar dapat melakukan reformasi di internal Polri. Komjen Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri diusulkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR sebagai calon tunggal Kepala Polri (Kapolri) menggantikan Jenderal Idham Azis. 

Novel mengatakan, instansi Kepolisian Republik Indonesia membutuhkan reformasi mengingat banyak terjadi faksi. “Banyak faksi di Polri yang sarat kepentingan dan saling menyandera,” kata Novel dalam keterangannya, Jumat (15/1). 

 

Baca Juga

Menurut Novel, dampak adanya faksi di Korps Bhayangkara membuat pimpinan Polri tidak berani melakukan reformasi Polri supaya menjadi institusi yang dipercaya masyarakat. Karena itu, tugas berat Komjen Listyo berani membenahi hal tersebut.

“Semoga Komjen Listyo Sigit, calon tunggal Kapolri adalah pribadi yang berani dan antikorupsi. Sehingga, Pak Sigit berani perbaiki Polri,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin mengatakan, reformasi birokrasi di tubuh Polri harus menjadi prioritas untuk dilakukan dan dipercepat agar menjadi lembaga yang profesional, humanis serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia.

Dalam jejak kariernya, Listyo jelas memiliki karier meroket pada era pemerintahan sekarang.Dia hanya butuh tiga jabatan untuk menjadi Tri Brata (TB) 1. Usai menjadi ajudan Presiden Jokowi selama dua tahun, Listyo mendapat promosi menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten (2016). Otomatis ia menyandang pangkat satu bintang atau Brigjen.

Hanya menjabat dua tahun, Listyo mendapat promosi menjadi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (2018). Bintang di pangkatnya pun bertambah satu menjadi Irjen. Hanya setahun berselang, Listyo kembali dipromosikan menduduki jabatan strategis, yaitu Kabareskrim Polri.

Promosi kali ini juga menambah bintangnya hingga berpangkat Komjen. Setelah setahun sebagai Kabareskrim Polri, Listyo meraih posisi tertinggi di Korps Bhayangkara itu dengan menjadi Kapolri ke-25.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA