Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Dua Hari Berturut, Australia Catat Nol Kasus Covid-19

Jumat 15 Jan 2021 10:53 WIB

Red: Reiny Dwinanda

 Tes Covid-19 di klinik pengujian drive-through Rumah Sakit St.Vincent di Bondi Beach, Sydney, Australia, 20 Desember 2020. Australia berhasil mencatatkan nol kasus Covid-19 lokal dua hari berturut pada Jumat (15/1)..

Tes Covid-19 di klinik pengujian drive-through Rumah Sakit St.Vincent di Bondi Beach, Sydney, Australia, 20 Desember 2020. Australia berhasil mencatatkan nol kasus Covid-19 lokal dua hari berturut pada Jumat (15/1)..

Foto: EPA-EFE/DEAN LEWINS
Australia berlakukan pembatasan yang lebih ketat untuk kekang penyebaran Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Australia mencatat nol kasus Covid-19 lokal dua hari berturut-turut. Pengendalian wabah dilakukan dengan pembatasan yang lebih ketat pada pergerakan orang dan perbatasan internal.

Di lain sisi, pihak berwenang terus mendesak lebih banyak orang menjalani tes Covid-19 untuk melacak kasus tak terdeteksi. Australia telah berusaha untuk menahan wabah baru virus corona sejak bulan lalu dengan menerapkan penguncian (lockdown) terhadap daerah-daerah yang terkena dampak wabah dan mewajibkan penggunaan masker di dalam ruangan.

Tingkat infeksi corona tampaknya telah stabil setelah jumlah kasus Covid-19 yang rendah dalam beberapa hari terakhir. New South Wales (NSW), negara bagian terpadat di Australia, menyatakan dapat segera melonggarkan pembatasan jika jumlah pengujian meningkat karena lebih banyak tes yang dilakukan dapat membantu melacak semua kasus infeksi yang tidak diketahui.

"Kami tidak akan memiliki kepercayaan diri untuk bergerak maju dan melakukan pelonggaran itu sampai kami memiliki tingkat pengujian yang tinggi, tetapi kami sudah berada di jalur yang benar," kata pemimpin negara bagian NSW Gladys Berejiklian kepada wartawan.

sumber : Antara, Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA