Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Alasan Mengapa Surat ke-50 Alquran Dinamakan Surat Qaf

Jumat 15 Jan 2021 09:53 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Suraq Qaf merupakan surat yang diawali dengan huruf muqatha'ah

Suraq Qaf merupakan surat yang diawali dengan huruf muqatha'ah

Foto: Republika/ Nashih Nashrullah
Suraq Qaf merupakan surat yang diawali dengan huruf muqatha'ah

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Salah satu surat yang dinamakan dengan huruf muqatha’ah adalah surat Qaf. Mengapa dinamakan surat yang berada dalam urutan ke-50 surat Alquran itu dinamakan surat Qaf?

Abu Bakr Al-Baqlani Muhammad bin Al-Tayyib dalam kitabnya berjudul I'jaz Al-Qur'an menjelaskan tentang alasan di balik penamaan surat Qaf dalam Alquran.

Baca Juga

Dalam kitab tersebut dia menjelaskan, surat itu diberi nama demikian karena ketika seorang Muslim membuka Mushaf untuk membaca Surat Qaf, maka huruf pada ayat pertamanya adalah perkataan Allah SWT, yaitu Qaf. 

Huruf tersebut adalah huruf putus yang juga telah digunakan dalam Alquran di beberapa Surat, seperti Alif Lam Mim, Alif Lam Ra, Shad, dan Kaf Ha Ya Ain Shad.

Huruf-huruf itu datang sebagai tantangan bagi orang-orang Arab, seolah-olah huruf-huruf itu dekat dengan mereka, dikenal dengan baik oleh mereka, dan digunakan dalam bahasa mereka.

Kemudian Allah SWT menurunkan ayat-ayat Alquran dan surat yang dibuat dari huruf Qaf sehingga dapat menyebutnya dengan baik. 

Namun inilah yang menjadi tantangan orang-orang Arab untuk membuat Alquran dengan kemukjizatan baik dari sisi penyampaian, bahasa, keabsahannya.

Surat Qaf dimulai dengan perkataan Allah SWT dan ini mengapa dinamai Surat Qaf. Qaf adalah huruf yang kuat dari huruf-huruf superior bahasa Arab sehingga diperlukan penekanan saat mengucapkannya.

Setelah huruf Qaf, dilanjutkan dengan: وَالْقُرْآنِ الْمَجِيدِ "Demi Alquran yang mulia". Allah SWT telah bersumpah pada sesuatu yang menunjukkan kebesaran benda ini.

Sumpah dalam Alquran yang mulia ini adalah bukti keagungan Alquran dan kebesarannya termasuk juga ayat-ayatnya. Untuk kemudian kandungannya dipahami, dijaga, dikaji, dihafal, dan dipraktikkan.

Sumber: https://mawdoo3.com/%D8%B3%D8%A8%D8%A8_%D8%AA%D8%B3%D9%85%D9%8A%D8%A9_%D8%B3%D9%88%D8%B1%D8%A9_%D9%82  

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA