Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Gandeng Gojek, Pemkot Malang Perkuat Layanan Digital

Jumat 15 Jan 2021 05:50 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Hiru Muhammad

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan penandatangan kerja sama dengan GoJek dan GoPay di Balai Kota Malang, Kamis (4/1).

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan penandatangan kerja sama dengan GoJek dan GoPay di Balai Kota Malang, Kamis (4/1).

Foto: Dok. Humas Pemkot Malang
Kerjasama GoPay masuk aspek pembayaran sedangkan market place pada aplikasi GoJek

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG--Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berupaya memperkuat layanan digital untuk masyarakat. Langkah ini dipertegas melalui penandatanganan kerja sama dengan aplikasi daring, GoJek dan Gopay.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku sengaja menggaet GoJek dan GoPay karena tuntutan zaman yang luar biasa. Gelombang informasi dan tuntutan kecepatan akses membuat pemerintah perlu memberikan literasi kepada masyarakat. Tak hanya literasi, pihaknya juga harus menyediakan fasilitas tersebut di lingkungan masyarakat.

Kerjasama GoPay masuk pada aspek pembayaran sedangkan market place pada aplikasi GoJek. "Tapi ini jangan ditulis seakan hanya miliknya Gojek atau Gopay saja. Tapi kearifan lokal masuk seperti market place Arema itu juga masuk, bisa nyambung ke teman-teman Gojek," jelasnya kepada wartawan di Balai Kota Malang, Kamis (14/1).

Menurut Sutiaji, kerja sama ini menyasar seluruh kalangan. Utamanya, untuk UMKM sekaligus upaya mempromosikan pariwisata Kota Malang ke depannya. Dengan demikian, diharapkan bisa meningkatkan pendapatan per kapita di masyarakat Kota Malang.

"Jadi ada korelasinya ke arah sana sehingga IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita bisa naik. Karena sektor IPM itu komponen variabelnya ada tiga, yakni pendidikan, kesehatan dan pendapatan per kapita yang komponennya adalah bagaimana UMKM bisa bangkit," katanya. 

Selanjutnya, kerja sama ini akan diperkuat dengan menggandeng Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serta Bappeda. "Kenapa Bappeda masuk, karena ke depan orientasinya setiap kegiatan masuk pada Smart City," kata pria berkacamata ini.

Di kesempatan sama, Head Regional Public Policy and Goverment Relation East Java, Boy Arno Muhammad menyatakan, akan membantu memperkuat berbagai sektor di Kota Malang. Utamanya, terkait peningkatan ekonomi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Langkah ini akan dilaksanakan dengan menstimulasi ekonomi di Kota Malang. 

Kerjasama dengan Diskoperindag Kota Malang lebih menitikberatkan pada UMKM melalui layanan GoFood. Pada bidang pariwisata dan budaya akan lebih banyak pada layanan GoTix khusus kegiatan tertentu. "Lalu dengan pembayaran pajak nanti dengan GoPay, GoBills kita bisa langsung ke sana. Teknisnya kita bagi-bagi ke situ setiap produk," katanya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA