Wednesday, 14 Rabiul Awwal 1443 / 20 October 2021

Wednesday, 14 Rabiul Awwal 1443 / 20 October 2021

Tepis Klaim Mourinho, Pelatih Fulham Tolak Minta Maaf

Kamis 14 Jan 2021 20:59 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Fulham Bobby Decordova-Reid menendang bola selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Tottenham Hotspur dan Fulham di Stadion Tottenham Hotspur di London, Kamis (14/1).

Pemain Fulham Bobby Decordova-Reid menendang bola selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Tottenham Hotspur dan Fulham di Stadion Tottenham Hotspur di London, Kamis (14/1).

Foto: Shaun Botterill / Pool via AP
Keduanya berselisih terkait penundaan laga.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON --  Pertemuan Tottenham Hotspur melawan Fulham berakhir imbang dengan skor 1-1 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Kamis (14/1). Namun drama antara manajer Fulham, Scott Parker dan manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho belum usai. 

Kedua manajer tersebut sama-sama tidak senang dengan penjadwalan ulang dari Liga Primer Inggris. Namun Mourinho mengeklaim Fulham memanfaatkan itu dengan menurunkan tim terkuatnya yang kemudian dibantah oleh Parker. 

Parker menyebut tidak banyak perubahan dalam tim mereka dari seharusnya pertemuan awal saat Boxing Day. Parker pun menolak untuk meminta maaf pada Mourinho.

"Saya tidak berutang permintaan maaf kepada siapapun, klub sepak bola ini tidak berutang permintaan maaf kepada siapapun," kata Parker dilansir dari laman Sky Sports.

Parker menyebut siapa saja bisa mengutarakan pendapatnya. Saat itu, Parker memang keberatan karena harus mengganti lawan dan hanya mempersiapkan tim dua hari saja. Namun Mourinho geram karena sebelumnya pertandingan Tottenham Hostpur melawan Fulham harus dibatalkan beberapa jam sebelum pertandingan.

"Saya memiliki pemain yang hanya memiliki empat hari waktu latihan. Masalah bagi saya mengenai pertandingan ini bukan hanya memiliki dua hari untuk mempersiapkan. Masalahnya adalah 16 hari yang lalu pertandingan ini dijadwalkan tetapi kami memiliki 10 kasus positif," kata Parker.

"Orang-orang mengerti kesulitan yang kami hadapi, kami tidak mengada-ada. Kami juga sangat terbuka dalam hal keselamatan. Tim ini datang dengan tujuan dan dua hari kerja keras. Pada akhirnya, kami pergi dengan hasil yang menggembirakan," kata Parker.

Di sisi lain, Mourinho tidak terkejut dengan susunan tim yang dipilih oleh Parker. Menurutnya, Parker sudah tahu siapa yang siap bermain dan tidak sehingga dua hari persiapan bukan sesuatu yang harus diributkan.

"Alasan mengapa mereka tidak senang bermain hari ini berbeda, pertanyaan yang harusnya kalian tanyakan pada Scott bukan saya. Tapi di dunia sepak bola, sangat sulit untuk menjaga rahasia," kata Mourinho.

Mourinho menyebut situasi Covid-19 tidak bisa dijadikan alasan untuk Mitrovic. Menurutnya, Mitrovic mengalami cedera kecil dan seharusnya hal itu harus diluruskan oleh Scott.

"Tapi buat semuanya sangat, sangat jelas. Tentu saja mereka punya masalah dan tentu saja ada alasan bagi mereka untuk tidak memainkan permainan itu beberapa pekan lalu," kata Mourinho.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA