Sunday, 23 Rabiul Akhir 1443 / 28 November 2021

Sunday, 23 Rabiul Akhir 1443 / 28 November 2021

Beda Solskjaer dengan Mourinho dalam 'Mengurus' Pogba

Kamis 14 Jan 2021 20:22 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Paul Pogba merayakan gol setelah mencetak keunggulan 1-0 selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Burnley FC dan Manchester United di Burnley, Inggris, 12 Januari 2021.

Paul Pogba merayakan gol setelah mencetak keunggulan 1-0 selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Burnley FC dan Manchester United di Burnley, Inggris, 12 Januari 2021.

Foto: EPA-EFE/Jon Super
Pogba pernah bersikeras ingin meninggalkan stadion dengan mobil Roll-Royce.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER --Turf Moor jadi tempat tak terlupakan, ketika hubungan Paul Pogba dan Mourinho saling memanas. Paul Pogba mulai mendapatkan kepercayaan dirinya kembali, setelah dipercaya Ole Gunnar Solskjaer jadi pemain inti Manchester United. Kembali pada awal September 2018, tiga bulan sebelum Mourinho dipecat MU, Pogba bersikeras ingin meninggalkan stadion dengan mobil Roll-Royce, bukan bersama rekan setimnya menggunakan bus. 

Mourinho sudah mencoba membujuknya untuk ikut naik bus, namun upaya tersebut gagal. Mourinho mengaku takut kehilangan pekerjaan jika memaksa Pogba ikut dengan tim naik bus. 

''Saya pergi ke konferensi pers dan ketika saya tiba di bus tim, yang diparkir di sampingnya adalah Roll-Royce dengan sopirnya,'' ucap Mourinho enam bulan kemudian, dikutip dari Independent, Kamis (14/1).

Hubungan Pogba dengan Mourinho selama bekerja sama di MU memang diwarnai ketegangan. Pogba pernah tertangkap kamera adu mulut dengan Mou saat latihan. Karena itu, ada anggapan kalau lebih mudah menebak masa depan MU musim ini, dibandingkan memprediksi masa depan Pogba.

Agen Pogba, Mino Raiola, Desember lalu menyebut Pogba seharusnya bisa hengkang dari Old Trafford pada bursa transfer Januari. Ia menyebut Pogba sudah tidak punya masa depan di Manchester. 

Lama berselang, Rabu (13/1) lalu, Pogba kembali ke Turf Moor, dengan perasaan bahagia dan bebas dari delusi keagungan. Ia mencetak gol kemenangan saat MU mengalahkan Burnley 1-0, hasil itu membawa timnya menuju puncak klasemen Liga Primer Inggris. 

Situasi Pogba di MU perlahan membaik sejak Ole Gunnar Solskjaer menggantikan Mourinho. Pogba menyatakan dirinya bahagia di MU, tak lama setelah Raiola menyebut kliennya ingin hengkang. Hal itu pun berdampak positif, penampilan Pogba dianggap lebih konsisten dan fokus saat bertanding dalam beberapa pekan terakhir. Yang paling mencolok dari Pogba akhir-akhir ini adalah komitmennya dalam aspek pertahanan maupun serangan. 

Solskjaer mungkin lupa berapa kali menyaksikan Pogba membuat sundulan penting di pertahanan MU saat lawan Sheffield United, Aston Villa  dan Burnley. Pogba juga mulai percaya diri memainkan bola di ruang sempit, seperti saat lawan Villa saat melewati John McGinn, yang berujung pada gol Anthony Martial. Cerita yang sama terjadi saat lawan Burnley. Pogba memenangkan duel udara sebelum maju untuk menyambut umpan silang Marcus Rashford dengan tendangan volinya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA