Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Suap Bansos, KPK Panggil Sekretaris Jenderal Kemensos

Kamis 14 Jan 2021 17:25 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Agus Yulianto

 Ali Fikri

Ali Fikri

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Perkara suap bansos Covid-19 tak hanya menersangkakan JPB dan AIM. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi mengagendakan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jendral Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras. Dia akan diperiksa terkait perkara suap yang menjerat mantan menteri sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara (JPB).

"Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka JPB," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (14/1).

Selain Hartono Laras, lembaga antirasuah itu juga akan memeriksa dua orang dari pihak swasta yakni Muhammad Rakyan Ikram dan Radit. Keduanya juga diperiksa dalam perkara dan memberikan keternagan untuk tersangka bekas menteri JPB.

KPK juga memanggil Diretur Utama PT Junatama Foodia Kereasindo, Andy Hoza Junardy. Ali mengatakan, dia bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pemilik PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja (AIM).

Perkara suap bansos Covid-19 tak hanya mentersangkakan JPB dan AIM tapi juga dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW). KPK juga menangkap Direktur PT Duta Putra Perkasa (DPP) Suharjito (SJT) serta satu pihak swasta lainnya, Sanjaya (SJY).

JPB disebut-sebut menerima suap Rp 17 miliar dari fee pengadaan bantuan sosial sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Jabodetabek. Suap tersebut diterima politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu melalui dua tahap.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA